Pilkada Kota Tangerang Selatan

Datangi Kantor PDIP Tangsel, Gagarin Dihadang Pasukan Palang Pintu

  • Whatsapp
Aksi Pasukan Palang pintu, salah satu tradisi Betawi yang ditunjukan saat "menghadang" Heri Gagarin di Kantor DPC PDIP, Tangsel, Selasa (10/9)

INDOPOLITIKA.com- Unik! Salah satu bakal calon Wali Kota Tangsel ini luar biasa inovatifnya. Pasalnya, saat mendaftarkan diri ke kantor DPC PDI Perjuangan, ia dikawal tarian ondel-ondel.  Bahkan sebelum masuk ke dalam ruang pendaftaran, dia harus melewati palang pintu dulu.

Salah satu budaya Betawi yang masih dipertahankan hingga saat ini. Sontak saja, aksi membukakan pintu untuk balon walikota tersebut menjadi perhatian dan daya tarik tersendiri bagi seluruh pasang mata di lokasi.

Baca Juga:

Ya, gebrakan tersebut ditunjukan Heri Gagarin, Selasa, (10/9), saat dia mendaftarkan diri ke DPC PDI Perjuangan yang sejak Senin (9/9) membuka penjaringan balon wali kota-wakil wali kota, untuk Pilkada Tangsel periode 2020-2025.

Selepas mendaftar, mantan Ketua DPC PDIP Kota Tangsel itu mengatakan, sangat berkomitmen menjaga “cinta” nya untuk partai berlambang moncong putih itu. Karena itu, Gagarin enggan melamar ke partai agar didukung sebagai calon Wali Kota Tangsel di Pilkada mendatang.

“Engga lah. Saya di PDI Perjuangan saja. Ga berminat sama sekali melamar ke partai lain,” ungkap Heri Gagarin, ditemui selepas mendaftar sebagai balon wali kota di DPD PDIP, Selasa (10/9).

Bakal Calon Walikota Tangsel, Heri Gagarin bersama Ketua DPC PDIP Tangsel, Wanto Sugito.

Sikap yang ditunjukan Gagarin berbeda dengan dua Pilkada sebelumnya, yakni 2010 dan 2015 dimana saat itu, dia begitu getol mendaftar ke sejumlah partai yang membuka penjaringan. Namun untuk Pilkada 2020 ini, dia enggan jor-joran lagi. Cintanya kini hanya untuk PDIP.

“Didukung ataupun tidak didukung PDIP sebagai calon wali kota, saya engga masalah. Kalaupun tidak didukung nantinya, saya akan bersama-sama dengan pengurus DPC akan membesarkan calon wali kota yang memang mendapat rekomendasi partai. Itu saja,” tegasnya lagi.

Gagarin mengatakan, sejak lama ia menginginkan agar PDIP memenuhi 3 pilar partai. Yakni, pilar legislatif, eksuktif dan struktural. “Saat ini peluang kita. Jadi, harus kita buktikan kepada Banten, kepada Ketum dan kepada rakyat bahwa PDIP Tangsel mampu memenangkan Pilkada 2020,” paparnya.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Tangsel, Wanto Sugito menyampaikan, siapa pun yang nanti menjadi calon wali kota dari PDI Perjuangan, apalagi memenangkan kontestasi maka, harus membumikan ajaran Soekarno.

Mengawal APBD pro rakyat, sehingga rakyat hidup dalam zona kesejahteraan rakyat. “Biar Tangsel aman, kondusif maka, Banteng-Banten Tangsel harus bergerak konkret. Harus mengamalkan ajaran Soekarno, kalau tidak maka bukan kader PDIP,” paparnya. [asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *