INDOPOLITIKA – Setelah melalui polemik panjang yang menyita perhatian publik, Denada akhirnya menyampaikan pernyataan resmi yang menjadi titik balik penting dalam kisah hubungannya dengan Ressa Rizky Rosano.

Dengan sikap tegas namun penuh emosi, Denada mengakui bahwa Ressa Rizky Rosano merupakan anak kandungnya sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi di masa lalu.

Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh Denada melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @denadaindonesia, pada Senin (2/2/2026).

Ia membuka pernyataannya dengan salam sebelum mengungkapkan fakta yang selama ini menjadi sorotan publik.

Denada secara terbuka menyatakan bahwa Ressa adalah darah dagingnya. Pengakuan itu sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait status hubungan keduanya.

Tak hanya itu, Denada juga mengungkap alasan mengapa Ressa tidak tumbuh bersamanya sejak masih bayi. Ia mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan kesalahan besar yang dipengaruhi oleh kondisi psikologisnya pada masa lalu.

Ia menyampaikan penyesalan mendalam karena baru berani mengungkap kebenaran tersebut setelah waktu berlalu begitu lama.

Denada menyebut keterlambatan pengakuan itu sebagai kekhilafan dan kesalahan pribadi yang sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.

Dalam pernyataannya, Denada menegaskan tidak menyalahkan pihak mana pun selain dirinya sendiri. Ia menyadari bahwa pengakuan ini mungkin datang terlambat, namun tetap berharap pintu maaf dari sang anak masih terbuka.

Denada menyampaikan harapannya agar Ressa bersedia memaafkan dan menerima dirinya sebagai ibu kandung, dengan segala kekurangan dan proses belajar yang masih harus ia jalani untuk menjadi sosok ibu yang lebih baik.

Selain kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besarnya, termasuk sang ibu yang telah meninggal dunia serta para adiknya. Ia menutup pernyataannya dengan doa, berharap agar Tuhan mengampuni segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah ia lakukan.

Pengakuan ini menjadi babak baru dalam perjalanan hidup Denada dan Ressa, sekaligus menandai upaya Denada untuk menghadapi masa lalu dengan kejujuran dan tanggung jawab. (Nul)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com