Densus Tangkap Jaringan Teroris Blitar Yang Berencana Serang Kepolisian Malang

  • Whatsapp
Densus 88 Antiteror (ist)

INDOPOLITIKA- Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Blitar, Jumat (23/8). Ketiganya yakni Kurniawan Joko Wicaksono, Subagio, Iwan Puji Santoso alias Aslan.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Kurniawan Joko Wicaksono pernah mengetahui pembelian senjata yang dilakukan oleh Anang Rusdianto. Anang merupakan anggota JAD Blitar yang ditangkap pada 13 Juni 2018 lantaran menyiapkan senjata api yang diduga akan digunakan terduga teroris lain untuk beraksi.

Baca Juga:

“Ia (Kurniawan Joko Wicaksono) anggota kelompok JAD Blitar dan dia mengetahui pembelian senjata yang dilakukan oleh Anang Rusdianto,” ucapnya.

 Sementara Kurniawan ditangkap sekitar pukul 15.52 WIB di halaman rumahnya yang beralamat di Jalan IR Soekarno RT03/03, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Blitar, Jawa Timur. Lebih lanjut Dedi mengatakan, Densus 88 juga berhasil menangkap Subagio pada pukul 18.05 WIB. Subagio merupakan anggota JAD Blitar di bawah kepemimpinan Lutfi alias Goper yang ditangkap pada 3 Agustus 2018.

Pada tahun 2015, Subagio pernah mengikuti i’dad di Gunung Panderman, Kota Batu, Malang dan dua tahun kemudian di Pantai Lodoyo, Blitar, serta di Kolam Renang Tirta Kanigoro, Blitar.

Kemudian, anggota JAD Blitar lainnya yang ditangkap ialah Iwan Puji Santoso alias Aslan, sekitar pukul 20.20 WIB. Ia sempat merencanakan aksi teror dengan menargetkan Pos Polisi Karanglo, Kabupaten Malang, dan akan menyerang dengan senjata yang diberikan oleh Anang Rusdianto.

Dari hasil operasi ini, Densus akan mendalami seberapa jauh relasi jaringan yang telah dibangun kelompok ini. “Kami terus lakukan preventif strike karena polisi masih jadi target amaliyah kelompok tersebut,” ucap Dedi.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *