Deputi SDM KemenPAN-RB: Kalau Mau Jadi PPPK, Tenaga Honorer Silakan Ikut Seleksi

  • Whatsapp
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Setiawan Wangsaatmaja.

INDOPOLITIKA.COM- Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan, ‎tenaga honorer yang ingin diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipersilakan mengikuti seleksi.

Jika memenuhi syarat dan porsi jabatannya dibutuhkan instansi peluang untuk menjadi PPPK tetap terbuka. Sementara untuk pegawai honorer yang bekerja setelah dinyatakan tidak lulus seleksi PPPK tetap mendapat gaji yang layak sesuai besaran upah minimum regional (UMR) wilayah masing-masing.

Berita Lainnya

Namun, jika dalam masa transisi sejak 2018 hingga 2023 ini juga tidak menjadi PNS maka akan dievaluasi kembali kontraknya sesuai dengan instansi terkait.

“Masa transisinya kan lima tahun untuk merapikan, karena kalau enggak sekarang dirapikan masalah ini akan terus muncul. Sekarang lagi kalkulasi dengan Kemenkeu kalau kurang tenaga guru maka kita penuhi dan ini akan pertimbangkan anggaran dari instansi juga,” ujarnya saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (27/01/2020).

Terkait jumlah PPPK yang akan diterima, Setiawan menjelaskan, semuanya bergantung pada kebutuhan dan usulan instansi atau unit organisasi yang membutuhkannya.

“Jadi fokus kami bukan tenaga honorer yang tersisa, melainkan instansi harus membuka formasi sesuai dengan kebutuhannya, bukan orangnya,” tandasnya.

Seperti diketahui, sesuai kesepakatan antara Kementerian PAN-RB dan Komisi II DPR kedepan tak ada lagi status pegawai di instansi pemerintah selain Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK. Hal itu sesuai dengan aturan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *