Di Grobogan, Seorang Pria Tewas Tergeletak Di Pinggir Jalan Diduga Serangan Jantung

  • Whatsapp
Petugas medis memakai alat pelindung diri (APD) lengkap saat mengevakuasi seorang pria yang tewas di depan apotik di Grobogan. (foto: Humas Polri)

INDOPOLITIKA.COM- Suasana pagi di Jalan S. Parman tak seperti biasanya. Pasalnya, sesosok mayat pria tergeletak di pinggir jalan tersebut. Tepatnya di depan Apotek Satria, Rabu (20/5/2020).

Penemuan mayat ini, diketahui sekira pukul 07.00 wib, pada saat Sriyati (55), hendak membuka toko apotek tersebut. Usai membuka rolling door, ia berencana membersihkan halaman apotek. Namun, saat berada di depan, ia kaget melihat seorang laki-laki tergeletak di trotoar dengan posisi tengkurap.

Bacaan Lainnya

Sriyati kemudian memberitahukan apa yang dilihatnya kepada Reisha Adi (25), pegawai Kecamatan Purwodadi setempat. Untuk membuktikan kecurigaannya, ia memberitahukannya kepada dua temannya yang lain.

Untuk mengetahui kepastiannya, Chaeroni (52), pemilik Apotek Satria melaporkannya ke Polsek Purwodadi. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti.

Petugas Polsek Purwodadi bersama tim Inafis Polres Grobogan dan Tim Medis Puskesmas 1 Purwodadi langsung menuju ke TKP. Di sekitar penemuan mayat tersebut dipasangi garis polisi selama pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan, pria tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk dilakukan visum.

Dari proses identifikasi dan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Namun, ditemukan kantong plastik milik korban berisi beberapa jenis obat jantung.

Dalam laporannya, Kapolsek Purwodadi AKP Sudarwati mengatakan, berdasarkan hasil visum, korban meninggal karena serangan jantung.

“Korban bernama Suprat, umur 65 tahun, beralamat di Desa Tahunan, Kecamatan Gabus. Saat diperiksa, terdapat kantong plastik warna hitam berisi obat-obatan dan dijelaskan tim dokter, obat tersebut khusus penyakit jantung,” jelasnya. (rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *