INDOPOLITIKA – Ajang olahraga yang semula diharapkan menjadi momentum lahirnya prestasi membanggakan di Pulau Dewata justru berakhir dengan kekecewaan dan kegagalan.
Bali Health Run 2025 yang digelar pada 14 Desember 2025 menuai sorotan tajam dari masyarakat akibat berbagai permasalahan dalam pelaksanaannya.
Kritik muncul karena adanya kendala logistik, dugaan tidak dibayarkannya sejumlah biaya, serta indikasi panitia penyelenggara mengalami masalah keuangan. Kekecewaan tidak hanya dirasakan para peserta, tetapi juga bintang tamu ternama yang terpaksa membatalkan penampilan mereka karena honor belum dibayarkan.
Sebelumnya, Bali Health Run 2025 dipromosikan sebagai kegiatan olahraga keluarga yang memadukan aktivitas fisik, hiburan, dan gaya hidup sehat.
Event ini juga berhasil menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri. Para peserta datang dengan harapan dapat berpartisipasi secara maksimal sekaligus berkesempatan meraih hadiah menarik.
Namun, realita di lapangan jauh dari ekspektasi. Saat acara berlangsung, kondisi lokasi dinilai tidak tertata dengan baik, koordinasi panitia lemah, serta fasilitas yang disediakan sangat terbatas.
Situasi semakin memprihatinkan ketika sejumlah bintang tamu utama, termasuk Renxi Naykilla dan DJ yang dijadwalkan tampil, membatalkan kehadiran karena belum menerima pembayaran dari panitia.
Selain itu, para peserta yang berhasil naik podium pada kategori lari 5K, 10K, dan 21K mengaku belum menerima hadiah uang tunai, meskipun panitia sebelumnya menjanjikan total hadiah sebesar Rp250 juta.
Saat ini, para peserta dan pihak terkait mulai berkoordinasi untuk menuntut kejelasan dan transparansi, serta meminta pengembalian dana. Upaya tersebut dilakukan melalui grup WhatsApp dan media sosial, sekaligus disertai rencana pelaporan kasus ini kepada Satuan Tugas Perlindungan Konsumen dan Kepolisian Daerah Bali.(Hny)












Tinggalkan Balasan