Diduga Ulah Garong Tanah Kuburan, Puluhan Makam di Tasikmalaya Rusak

  • Whatsapp
Salah satu makam di kompleks pemakaman Desa Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya yang mengalami kerusakan. Foto: Ayotasik

INDOPOLITIKA.COM – Puluhan makam di Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya tiba-tiba rusak. Anehnya lagi, ada bekas tanda seperti bekas lubang galian yang ditemukan tepat di sebelah batu nisannya.

Terungkapnya kejadian tidak lazim itu bermula saat warga yang berziarah, pada Jumat (8/11/2019) melihat kondisi beberapa makam nampak berlubang. Apalagi jika dilihat dengan seksama, ternyata ada sekitar 27 makam yang nampak seperti sudah digali di bagian nisannya.

Muat Lebih

Menurut salah seorang warga setempat, Mamad, kerusakan yang nampak rata pada makam terasa ganjal. Ia mempercayai keanehan itu bukan disebabkan ulah hewan liar. “Kerusakannya sama. Di bagian batu nisan. Kalau hewan misalnya yang lakuin, kenapa makamnya banyak. Terus posisinya juga sama,“ tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pakemitan M Isak mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkordinasi dengan Polsek Cikatomas dan Polres Tasikmalaya untuk mengetahui penyebab kerusakan. “Kami belum bisa menjawab penyebab, bisa jadi sama orang yang iseng, atau memang ulah hewan,” kilahnya.

“Kita juga jadi ketakutan, apalagi makam kerabat saya ada yang dirusak juga. Ya harapan mah cepat aja diketahui penyebabnya, mau itu dirusak sama manusia atau pun hewan, “ kata Anda Juanda, mengutip laman ayotasik.com, Minggu, (10/11/2019).

Polsek Cikatomas dan Polres Tasikmalaya melakukan penyelidikan atas rusaknya 27 makam di pemakaman Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas, Jumat (8/11/2019). Foto: Ayotasik

Sedangkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polsek Cikatomas dan Polres Tasikmalaya, atas rusaknya 27 makam ini, diketahui kerusakan memang terjadi hanya pada makam yang diperkirakan sebelum tahun 2015.

Polisi memastikan tidak ada tulang belulang didalam makam yang diambil. Hanya tanah makan yang kemungkinan diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sementara untuk diameter lubang bekas galian, berkisar antara 10 centimeter dengan kedalaman 40 hingga 50 centimeter.

Selain melakukan olah TKP, kata Dindin, kepolisian juga sudah meminta keterangan beberapa saksi mata. Hal ini dimaksudkan untuk mengungkap pelaku maupun motif pengrusakan makam.

“Tim dari Inafis Polres Tasikmalaya sudah memeriksa, diamaternya itu 10 centi dan kedalaman bervarifasi antara 40 hingga 50 centimeter. Terus lagi yang dirusak tanahnya itu hanya kuburan atau makam dibawah tahun 2015, “ kata Kapolsek Cikatomas AKP Dindin Joemardin.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *