INDOPOLITIKA.COM – Musisi Rizky Febian hari ini menjalani pemeriksaan terkait kasus platform Quotex dengan tersangka Doni Salmanan. Rizky Febian mengaku uang sebesar Rp400 juta dari Doni Salmanan sudah dia pakai untuk donasi.

Rizky diperiksa sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 17.42 WIB. Artinya, dia menjalani pemeriksaan tersebut hampir selama empat jam.

“Saya mencoba untuk jujur apapun itu dan serahkan semua kepada yang di atas. Karena kan mungkin sudah tahu, beritanya sudah ke mana-mana. Itu saya lakukan untuk donasi, untuk yayasan saya itu. Waktu itu saya tidak tahu menahu. Biarkan ini jadi pelajaran buat saya,” ujar Rizky Febian di Bareskrim Polri, Rabu (16/3/2022).

Dia mengaku santai dalam menjalani pemeriksaan hari ini. Rizky mengaku sudah menyampaikan semua yang dia ketahui kepada penyidik Polri terkait aliran uang dari Doni Salmanan.
“Saya mah santai-santai saja padahal. Saya cuma ikuti panggilan, laporan. Toh saya ingin cari kebenaran. Yang terpenting ke depannya saya jadi lebih tahu buat hidup saya. Saya diberi 19 pertanyaan,” katanya.

Rizky mengaku sempat kaget ketika kasus ini mencuat. Bahkan namanya sempat terseret karena pernah menerima uang dari Doni Salmanan yang sudah jadi tersangka.

“Ya kaget. Tapi kan sebagai masyarakat baik ketika ada panggilan seperti ini tetep harus kooperatif dan ikuti. Dan saya benar-benar jujur saya ceritakan. Ketika ditanya saya jawab,” imbuh Rizky.

Rizky Febian tiba di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.00 WIB. Rizky tampak mengenakan pakaian berwarna hitam.

Dalam pemeriksaan ini pengacara dari Rizky Febrian yakni Ahmad Ramzey ikut mendampingi. Saat datang Rizky tidak banyak berbicara kepada awak media karena langsung masuk ke gedung Bareskrim Polri.

Rizky meminta penyidik memajukan jadwal pemeriksaan, mengingat sebelumnya penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadapnya pada Jumat (18/3/2022) mendatang. Pemeriksaan itu terkait dengan kasus platform Quotex dengan tersangka Doni Salmanan. [rif]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com