Diperiksa Provost, Brigadir A Ditahan 21 Hari Kedepan

Kasus Penodongan Senjata ke Arah Warga
  • Whatsapp
Polisi mendatangi kediaman keluarga Sen Li, warga yang ditodong senjata tetangganya, Brigadir A.

INDOPOLITIKA- Brigadir A, oknum polisi yang ditengarai menodongkan pistol ke arah tetangganya, kini sedang diproses secara institusi oleh korps. Meski kasus ini berakhir damai, namun Brigadir A dianggap melanggar kode etik.

“Ibu Sen Lin sudah memaafkan yang bersangkutan dan sudah damai atau selesai. Tapi akan tetap diproses,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga:

lanjut Abdul, provost sudah menahan Brigadir A dan akan dimintai keterangan guna memastikan sangsi yang akan dijatuhkan kepadanya. Ia menjelaskan, hukuman terberat tentu saja dicopot dari jabatannya, tapi tergantung hasil pemeriksaan oleh Provost. “Penahanan selama 21 hari kedepan, sekaligus. Orangnya masih ada di Provos, sudah diperiksa juga. Untuk sanksi, kami belum bisa memastikan,” tegasnya.

Diketahui, sikap arogan Brigadir A terekam kamera CCTV yang kemudian, tersebar di sejumlah akun media sosial. Video dengan durasi 1 menit 41 detik itu diunggah oleh akun instagram @keluhkesahojol.id yang kemudian Viral pada Rabu (4/9/2019) kemarin. Akun itu juga menulis keterangan ‘oknum polisi tangerang kota menodongkan pistol ke penghuni rumah karena merasa terganggu dengan aktivitas renovasi rumah yang dilakukan tetangganya.

“Note : semua masalah pasti ada solusinya dan bisa dibicarakan baik baik tapi kalau sudah ada tindakan ancaman mohon pihak berwenang harus segera mengusut oknum polisi tsb’ Kejadian terjadi sekira pukul 15.00 WIB, Rabu (4/9/2019) berlokasi di Duta Asri Jatiuwung 3, Tangerang,”

Dalam video itu, nampak dua orang pria saling berhadapan di dalam sebuah garasi rumah. Telihat, salah satu pria yang mengenakan baju berwarna putih berdiri di dekat pagar rumah, dengan nada bicara yang tinggi, ia menanyakan pemilik dari rumah yang ia datangi.

“Mana ibunya? Mana ibunya? Saya punya anak kecil jangan macem-macem. Mana istrinya? Panggil. Engga berani keluar sih! Saya sampe nodongin senjata! Gimana kurang sopannya saya. Jangan sampai peluru ini muntah ya!,”ancam pria yang diduga polisi sambil membawa sebuah senjata api.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *