Direktur Keuangan Jiwasraya Mantunya Moeldoko?

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kasus gagal bayar Jiwasraya tengah heboh. Bahkan mantan Presiden SBY pun ikut angkat bicara. Terkini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga ‘terseret’ kasus tersebut. Moeldoko disebut memiliki hubungan keluarga dengan eks Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hary Prasetyo.

“WOW TERNYATA DIREKTUR KEUANGAN JIWASRAYA MANTUNYA MOELDOKO PANTES AJA PADA MINGKEM,,,, ERICK MAJU KENA MUNDUR KENA DONG,” tulis akun Facebook Fifie Sofia pada gambar yang diunggahnya.

Berita Lainnya

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah bahwa dirinya memiliki hubungan keluarga dengan eks Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hary Prasetyo.

“Ini isu-isu yang beredar sudah menyimpang jauh. Ada isu Pak Hary itu menantu saya, ponakan, bapaknya dulu pernah bos saya. Enggak, enggak. Saya baru kenal beliau itu di KSP,” ujar Moeldoko di kantornya.

“Jadi, tidak ada Moeldoko melindungi, apalagi Istana,” lanjut dia.

Moeldoko juga mengaku tidak mengetahui jika Hary diduga terlibat dalam kasus gagal bayar yang melilit perusahaan asuransi pelat merah tersebut. Sehingga, namanya lolos ketika direkrut pada Mei 2018 lalu hingga akhirnya berkantor di KSP sampai periode pertama Pemerintahan Presiden Joko Widodo berakhir pada 19 Oktober lalu.

“Pak Hary itu direkrut KSP karena beliau memiliki berbagai catatan positif dalam mengubah wajah Jiwasraya itu. Sehingga yang bersangkutan bisa diangkat di KSP,” ujar Moeldoko.

Setelah isu Jiwasraya muncul dan mulai ada nama Hary terseret di dalamnya, kata Moeldoko, KSP memutuskan untuk tidak melanjutkan merekrut Harry di KSP periode kedua. “Jadi tidak ada lagi dimasukkan untuk rekrutmen kedua. Bahkan masuk daftar pun enggak. Sekarang kami perketat seleksinya,” ujar dia.

Lalu siapa Hary Prasetyo? Laki-laki kelahiran Cimahi, 5 Maret 1970 ini memiliki prestasi yang baik. Setelah memperoleh gelar Sarjana Ekonomi bidang Keuangan dari Pittsburgh State University, Amerika Serikat tahun 1993 dan meraih gelar MBA in General Business dari City University, Portland, Amerika Serikat tahun 1997, karir Hary kian gemilang.

Ia pernah menjabat sebagai Direktur PT Dhana Wibawa Artha Cemerlang tahun 1994-1995, Internal Auditor PT Artha Graha Sentral tahun 1998-1999, Vice President Investment Banking PT Trimegah Securities Tbk tahun 2002-2005, Vice President Assets Management PT Batasa Capital tahun 2002-2005 hingga menjabat sebagai Komisaris PT Lautandhana Investment Management tahun 2005 dan Direktur Utama PT Lautandhana Investment Management tahun 2005-2008, yaitu sebuah perusahaan swasta nasional di bidang Aset Manajemen.[ab]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *