Internasional

Dituding Ikut Campur Pemilu Sela AS, Tiongkok Meradang

Presiden AS Donald Trump menuduh Tiongkok ikut campur pemilu sela AS. (Foto: AFP).

Beijing: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebutkan bahwa Tiongkok ikut campur dalam pemilu sela negaranya. Namun Negeri Tirai Bambu membantah hal tersebut.
 
Trump sebelumnya menulis serangkaian tweet yang agresif pada Selasa 18 September mengklaim bahwa biaya tarif yang diterapkan terhadap barang-barang AS, merupakan bentuk upaya mempengaruhi pemilu sela di Negeri Paman Sam.
 
Namun Tiongkok membantah klaim dari Trump itu. Bagi mereka, Tiongkok tidak akan pernah mencampuri urusan dalam negeri pihak lain.
 
"Siapa pun yang memiliki pengetahuan tentang diplomasi Tiongkok akan tahu bahwa kami tidak akan campur tangan dalam urusan domestik negara lain," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Geng Shuang, seperti dikutip AFP, Rabu 18 September 2018.
 
"Kami tidak ingin orang lain ikut campur dalam politik domestik kami, dan kami tidak akan ikut campur dalam politik domestik negara lain," tegas Geng.
 
AS mengumumkan pada hari Senin bahwa akan mendorong maju penerapan tarif pada barang-barang Tiongkok hingga USD200 miliar. Tarif ini menambah dari tarif sebelumnya yang mencapai USD50 miliar.
 
Setelah Tiongkok pada Selasa membalas dengan penerapan tarif sebesar USD60 miliar atas produk Amerika, Trump pun langsung menuduh Tiongkok berusaha mempengaruhi pemilihan.
 
"Tiongkok telah secara terbuka menyatakan bahwa mereka secara aktif mencoba mempengaruhi dan mengubah pemilihan kami dengan menyerang petani, peternak dan pekerja industri kami karena kesetiaan mereka kepada saya," tulis Trump di Twitter.
 
Tuduhan keterlibatan asing dalam pemilu sangat sensitif di AS. Mengingat kehebohan politik atas dugaan intervensi Rusia untuk mendukung Trump dalam Pemilihan Presiden AS 2016.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close