Internasional

Dituduh Campuri Pemilu, Tiongkok Desak AS Minta Maaf

Tiongkok meminta AS segera minta maaf. (Foto: AFP)

Beijing: Usai disebut mencampuri demokrasi, sistem politik dalam negeri dan juga pemilu sela Amerika Serikat (AS), Tiongkok meradang. Negeri Tirai Bambu ini menyebut pernyataan yang dikeluarkan Wakil Presiden AS Mike Pence, tak beralasan dan konyol.

"Pidato Wapres AS terkait Tiongkok sangat tidak beralasan dan konyol. Pihak Tiongkok jelas membantahnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying, dikutip dari AFP, Jumat 5 Oktober 2018.

"Sangat menggelikan bagi AS yang menyebut bahwa Tiongkok mencampuri urusan internal mereka," lanjut dia.

Baca: Tiongkok Dituding Serang Sistem Demokrasi AS

Hua menegaskan, negaranya selalu memegang prinsip tidak turut campur dalam urusan internal negara lain dan Tiongkok tidak tertarik dengan politik dalam negeri Amerika.

"Kami mendesak AS untuk meminta maaf, berhenti menuduh dan memfitnah Tiongkok. Hal seperti ini bisa merugikan hubungan kedua negara," ungkap Hua.

Pence menuding Tiongkok mencoba merusak sistem negara dengan mencoba menyerang sistem politik dalam negeri. Selain itu, ia menyebut bahwa Tiongkok berusaha memecah belah kelompok-kelompok yang ada di AS, termasuk para pejabat lokal.

Ketegangan meningkat antara AS-Tiongkok setelah Presiden Donald Trump menerapkan tarif baru untuk impor barang Tiongkok. Untuk membalasnya, Presiden Xi Jinping juga melakukan hal yang sama untuk impor barang AS.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close