Dituduh Tak Perawan, Atlet Senam Tuntut PB Persani Minta Maaf dan Rehabilitasi Namanya

  • Whatsapp
Shalfa Avrila Sania bersama ibunya saat menggelar jumpa pers.

INDOPOLITIKA.COM – Shalfa Avrila Sania (17) atlet senam asal Kediri tidak bisa menutup kesedihannya setelah dituduh tidak perawan oleh pelatihnya sehingga dipaksa pulang dan tidak diikutsertakan dalam perhelatan SEA Games 2019 di Filipina.

Sambil menangis tersedu, Shalfa yang didampingi Ibunya, dan kuasa hukumnya, Imam Mukhlas menceritakan kejadian yang dialaminya.

Muat Lebih

Di awal keterangannya, Shalfa langsung mengklarifikasi tuduhan PB Persani yang menyebut namanya dicoret karena prestasi menurun di nomor 37. Faktanya, kata Shalfa, dia memang diminta memainkan dua alat dengan alasan menjaga kondisi jelang keberangkatan ke Filipina.

“Sedangkan atlet-atlet lainnya memainkan empat alat dan secara otomatis mempengaruhi perolehan nilai. Permintaan memainkan dua alat itu alasnnya untuk menjaga kondisi agar tidak cedera jelang keberangkatannya ke Sea Games 2019,” kata Shalfa Avrila Sania

Soal tudingan dirinya tak merawan, Shalfa mengatakan sangat terpukul. Ia pun menuntut para pihak yang menudingnya tidak perawan meminta maaf.

Tudingan itu sebelumnya menjadi salah satu alasan pemulangannya selain soal indisipliner selama di pusat pelatihan senam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *