Divonis Bebas, KPK Tetap Ngotot Ingin Penjarakan Sofyan Basir

  • Whatsapp
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif

INDOPOLITIKA.COM – Mantan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir divonis bebas oleh Hakim Tipikor. Namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ngotot tetap ingin mempenjarakan Sofyan hingga terbukti bersalah.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, pihaknya akan berusaha membuktikan dugaan keterlibatan pembangkit listrik Riau-1.

Baca Juga:

“Nanti jaksa KPK akan melaporkan kepada kami. Setelah itu kami akan mendiskusikan secara internal dan biasanya sih, saya enggak bisa mendahului apa, tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membuktikan itu,” kata Laode di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019).

Laode juga membeberkan bahwa pihaknya berencana akan mengajukan banding terkait beberapa dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang dinilai tak terbukti.

“Ya kan permohonan banding itu perlu waktu. Punya waktu antara sehari, dua hari, tiga hari. Biasanya jaksa-jaksanya datang ke kantor dulu, untuk itu pasti mereka ambil sikap pikir-pikir,” ungkap Laode.

Sebelumnya, Jaksa KPK mengaku shock dengan keputusan hakim memvonis bebas Sofyan Basir.

“Secara psikologis memang kami kaget ya dengan putusan ini tapi kami menghormati putusan majelis dan kami akan mempelajari putusan untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata jaksa KPK Ronald Ferdinand Worotikan usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019).

Ronald mengaku akan memikirkan langkah selanjutnya menanggapi putusan bebas itu. Langkah selanjutnya itu akan dibahas dengan tim. “Kami pelajari dulu putusannya,” kata Ronald.

Sebelumnya, Sofyan Basir divonis tak terbukti korupsi sebagaimana dalam dakwaan KPK. KPK mendakwa Sofyan Basir dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 jo Pasal 15 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 56 ke-2 KUHP.

Sofyan Basir tidak terlibat dalam kasus dugaan suap proyek Independent Power Producer Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (IPP PLTU MT) Riau-1 antara PT Pembangkit Jawa bali Investasi (PJBI) dan Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company Limited (CHEC) Ltd.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *