DPR Tuding Presiden Jokowi Tak Punya Rencana Jangka Pendek Cegah Corona?

  • Whatsapp
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid

“Juru bicara pemerintah untuk masalah corona sudah menyebutkan diyakini jumlah terpapar corona akan sangat banyak, artinya pemerintah sudah harus diapakan rumah sakit, dokter, dan tenaga medis lainnya termasuk efektivitas komunikasi dan informasi tentang bahaya corona pada masyarakat,” ucap dia.

HNW berkata, kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi kemungkinan lonjakan jumlah pasien positif virus corona belum terlihat hingga saat ini. Bahkan, lanjut dia, pemerintah tidak memberikan perlindungan kesehatan kepada sejumlah dokter dan tenaga medis yang menangani virus corona sehingga beberapa dokter dan tenaga medis di Indonesia sudah ikut terpapar virus corona dan mengalami stres.

Berita Lainnya

“Mereka (pemerintah) tidak di back up pengobatan atau jaminan kesehatan cukup, sehingga banyak dokter malah terpapar corona, banyak juga para perawat stres dan tenaga medis. Kalau ini berkelanjutan akan sangat berbahaya bagi penanganan corona,” ucap HNW.

Lebih jauh, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu mempertanyakan pencairan anggaran penanggulangan virus corona yang disebut Jokowi akan dialokasikan dari anggaran perjalanan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, Jokowi seharusnya segera mencairkan anggaran tersebut untuk memberikan jaminan kesehatan dan keamanan atau memproduksi alat pelindung diri (APD) seperti masker untuk masyarakat.           

“Negara harus diingatkan, mereka punya kewajiban dan ternyata menurut Jokowi mereka punya anggaran yang sangat besar Rp10 triliun lebih yang bisa digunakan dan itu seharusnya bisa dilakukan secara fokus,” tutur HNW.[ab]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *