Dua Anggota DPR RI Meninggal Dunia, Satunya Karena Corona

  • Whatsapp
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, H. Imran

INDOPOLITIKA.COM – Satu lagi kabar duka cita menghampiri datang dari anggota legislatif, kali ini dari Partai Gerindra. Salah satu kadernya yang juga Anggota DPR periode 2019-2024, Imran meninggal dunia Sabtu (28/3/2020), sekitar pukul 00.08 WITA di RSUD Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pria kelahiran Tawanga, 11 Mei 1952 itu saat merupakan Anggota Komisi II DPR RI asal daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra), ia juga menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Sultra.

Bacaan Lainnya

“Innalillahi wainnailaihi raajiun. Turut berduja cita sedalam2nya atas wafatnya  Drs. H. Imran MSi anggota ?@DPR_RI, Fraksi ?@Gerindra. Smg alm husnul khotimah. Alfatihah,” ucap Fadli Zon dikutip dari akun Twitternya, Sabtu, (28/3/2020).

Hal senada juga disampaikan Ketua DPP sekaligus Jubir Gerindra, Habiburokhman juga menyampaikan informasi meninggalnya Imran.

“Inalillahi wainnailaihi rojiun Telah berpulang ke Rahmatullah tadi malam Drs. H. Imran, M. Si …Anggota DPR RI / Ketua DPD Gerindra Provinsi Sulawesi Tenggara. semoga almarhum husnul khatimah,” tulis Habiburokhman di Twitternya.

Selain itu, sebelum menjadi Anggota DPR, Imran adalah Bupati definitif Kabupaten Konawe Selatan dua periode, sejak 2005 hingga 2015.

Saat berita ini ditayangkan, belum diketahui pasti penyebab kematianya. Namun, sebelum masuk di RSUD Bahteramas pada Jumat (27/3/2020) sore, Imran terlebih dahulu dirawat di Rumah Sakit Hermina Kendari.

Sebelum menjadi Bupati definitif pertama, Imran juga pernah ditunjuk sebagai Pejabat Bupati Kabupaten Konawe Selatan tahun 2003 – 2005.

Kabar duka dari DPR RI sebelumnya datang dari Fraksi PDIP, Imam Suroso meninggal dunia di Semarang Jum’at (27/3/2020). Imam dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona atau Covid-19.

Imam diketahui melakukan perjalanan dari Jakarta ke Semarang pada Rabu (18/3/2020) lalu. Setibanya di ibu kota Jawa Tengah tersebut, ia mengeluhkan badan yang mulai terasa demam.

Setelah itu, Imam ikut dalam senam bersama warga Desa Saliyan, Pati pada Jumat (20/3/2020). Ia juga terlibat dalam pembagian hand sanitizer dan masker di Pasar Puri Baru, Kudus, pada siang harinya.

Esoknya, Sabtu (21/3/2020), Imam merasakan sesak napas dan demam yang memburuk. Ia kemudian dirawat dokter pribadi di Pati, lalu dilarikan ke RSUP Kariadi Semarang pada Minggu 22 Maret 2020.

Kemudian, Imam meninggal dunia di RSUP Kariadi pada pukul 20.50 WIB Jum’at (27/3/2020). [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *