Dua Minggu Didemo, PM Lebanon Mundur

  • Whatsapp
PM Lebanon, Saat Hariri

INDOPOLITIKA.COM – Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri mengumumkan pengunduran dirinya hari Selasa (29/10), setelah dua minggu protes anti-pemerintah menuntut reformasi politik.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, perdana menteri mengatakan aksi-aksi protes itu mendorongnya untuk mengajukan pengunduran dirinya kepada Presiden Michel Aoun. Ia mengatakan, telah “menemui jalan buntu.”

Baca Juga:

“Saya kini menuju ke istana presiden untuk menyampaikan pengunduran diri pemerintah,” katanya. “Ini sebagai tanggapan atas keinginan dan permintaan ribuan rakyat Libanon yang menuntut perubahan.”

Pengunduran diri itu terjadi dua minggu setelah rakyat melancarkan gerakan protes yang sebagian besar damai, menuntut perombakan kelas politik yang dianggap korup dan tidak becus.

Hariri mendesak warga untuk melindungi ketenangan dan berupaya mencegah kesulitan ekonomi yang lebih besar.

Aksi protes itu berlangsung di seantero Lebanon. Bank hingga sekolah tutup setelah seluruh lapisan masyarakat meminta pemerintah untuk mundur.

Ratusan ribu orang menepikan perbedaan agama dan politik. Mereka turun ke jalan dan menyerukan agar pemerintah mengakhiri korupsi hingga sektarianisme.

Dilansir Sky News Selasa (29/10/2019), demonstrasi itu berlangsung mulai dari kota konservatif Tripoli, ibu kota Beirut, hingga Tyre. Mereka yang berpartisipasi dalam unjuk rasa menyatakan, mereka menginginkan agar politisi yang menguasai Lebanon sejak perang saudara 1975-1990 mundur.

Krisis ekonomi yang terjadi akibat demonstrasi disebut terburuk sejak periode perang saudara, dengan pasar gelap merajalela. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *