Dua Panitia Seleksi Capim KPK Diduga Punya Konflik Kepentingan

  • Whatsapp
Koalisi Kawal Capim KPK saat jumpa pers di Kantor LBH Jakarta, Minggu (25/8/2019)

INDOPOLITIKA РKetua Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK Yenti Garnasih dan dua orang rekannya  dituding memiliki konflik kepentingan dengan peserta Capim KPK yang berasal dari institusi Polri.

Perwakilan anggota Koalisi Kawal Capim KPK Asfinawati mengatakan hal tersebut setelah Pansel mengumumkan 20 nama yang lolos tes assessment.

Baca Juga:

“Dari hasil penelusuran kami dan juga pengakuan yang bersangkutan, setidak-tidaknya ada beberapa orang di dalam Pansel Pimpinan KPK yang terindikasi memiliki konflik kepentingan,” kata Asfinawati dalam jumpa pers di Kantor LBH, Jakarta Pusat, Minggu (25/8).

Menurut Asfinawati, dalam Undang-Undang tentang Administrasi Pemerintahan Nomor 30 Tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan menyatakan bahwa seorang pejabat pemerintahan yang berpotensi memiliki konflik kepentingan, tidak boleh menetapkan atau mengeluarkan keputusan atau tindakan tertentu.

Menurut Asfinawati, konflik kepentingan itu lahir berdasarkan pernyataan dari Indriyanto Seno Adji dan Hendardi yang menyatakan bahwa mereka berdua mengakui sebagai penasihat dari Polri.

“Bapak Hendardi mengakui bahwa dia adalah penasihat dari Polri, bersama dengan Bapak Indriyanto Seno Adji, dan kedua-duanya adalah anggota Pansel,” ujar Asfinawati.

Sementara itu, Yenti Garnasih yang merupakan Ketua Pansel Capim KPK, dikatakan Asfinawati, tercatat pernah menjadi tenaga ahli di Bareskrim Polri dan Kalemdikpol pada 2018.(rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *