Pemilu

Duet Maut Jokowi-Samad Bisa Bebaskan Indonesia dari Korupsi

Indopolitika.com – Salah satu kandidat pendamping Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai paling pas adalah Ketua KPK, Abraham Samad. Jika Jokowi-Samad ini  bersanding, maka akan melahirkan duet maut membangun Indonesia bebas korupsi. Keduanya dinilai sama-sama tegas terhadap perilaku korup.

“Saya kira jika keduanya dipasangkan sangat pas, bisa saling melengkapi,” jelas Desy Mariyah,  aktivis perempuan UIN Jakarta saat dihubungi, Selasa (6/4).

Jokowi dikenal sebagai figur yang tegas. Dalam kasus TransJakarta adalah Jokowi yang melaporkan kasus tersebut ke KPK. Dia tanpa tedeng aling-aling mempersilahkan siapa yang terlibat untuk diseret.

Sedangkan Abraham Samad adalah figur pemberantasan korupsi. Dia sudah terbukti mengungkap sejumlah kasus korupsi besar yang melibatkan figur penting di Indonesia. Upayanya mampu mencegar negara merugi dalam jumlah besar.

Samad diyakininya mampu mendukung konsep revolusi mental Jokowi. “Tentunya dengan membentuk mental yang jauh dari korupsi,” jelasnya.

Hal ini juga menandakan pemerintahan Jokowi tidak lagi berdasarkan transaksi politik, tapi profesionalisme. Hal ini dinilainya akan memaksimalkan proses demokrasi di Indonesia.

Sementara itu, Dewi Susanti dari Kaukus Perempuan Peduli Bangsa bahwa Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin yang tegas dalam pemberantasan korupsi. Sebab jika negara ini masih terjerat korupsi, bagaimana Indonesia bakal maju.

Karena itu, kampanye pemberantasan korupsi harus dilakukan maksimal. Sebab bagaimanapun pemberantasan korupsi sangat strategis, karena Indonesia harus terbebas dari kejahatan yang mengancam pembangunan negeri ini.

“KPPB melihat pasangan ini membawa menjawab keinginan masyarakat dipimpin oleh presiden yang bersih,” tambah Dewi. (anr/Ind/pol)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close