Dugaan Pungli, Siswa SMKN 5 Tangsel Harus Sewa Buku dari Perpustakaan Sekolah

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dugaan pungutan liar (Pungli) terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Selain dikenakan biaya seragam sebesar Rp1.6 juta, siswa juga dikenakan Rp25 ribu untuk menyewa buku di perpustakaan sekolah.

Data yang berhasil diperoleh di lapangan, pungutan Rp1,6 juta itu wajib dibayar orangtua siswa untuk pembelian PDH sekolah, sepatu pantofel, baju batik, atasan muslim, jaket almamater, pakaian olahraga, warepack, atribut dan kartu pelajar. Sedangkan orangtua siswa dibebankan biaya Rp25 ribu untuk menyewa 14 buku dari perpustakaan sekolah. Padahal buku yang disewakan tersebut berstempel bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berita Lainnya

“Kalau baju putih abu, baju pramuka, rok/celana putih dan sepatu hitam kita diminta beli sendiri di luar,” ungkap salah seorang wali murid berinisial NU, Rabu (15/9/2021).

NU pun sempat terkejut saat pihak sekolah kembali memungut uang dengan dalih sewa di perpustakaan sebesar Rp25 ribu. Bahkan, penyewaan tersebut bersifat wajib untuk mendukung pembelajaran siswa di sekolah. Akhirnya, NU pun membayar Rp25 ribu untuk penyewaan 14 buku berstempel bantuan APBN tahun 2018.

“Buku ini sifatnya pinjam dari perpustakaan sekolah. Tiap siswa harus sewa ke sekolah,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait hal ini. [azh]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *