Duh…India ‘Deportasi’ Seekor Kucing ke Negara Asalnya Cina, Sabar ya Meong!

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dampak merebaknya virus corona di berbagai belahan di dunia tak dipungkiri menimbulkan rasa khawatir berlebih. Termasuk di India. Bahkan negara tersebut baru-baru ini berencana mengirimkan kembali ‘deportasi’ seekor kucing liar ke negara asalnya, yang diduga Cina.

Menurut informasi seperti dikutip huffingtonpost.in, Jumat (6/3/2020), kucing liar tersebut ditemukan di Pelabuhan Chennai, saat otoritas pelabuhan menurunkan peti kemas dari Cina. Kaget, pihak pelabuhan konon sampai harus menahan kucing tersebut dan langsung berencana memasukanya kembali untuk dipulangkan ke Cina.

Berita Lainnya

“Seekor kucing liar, yang ditemukan bersamaan di sebuah peti kemas dari Cina, ditahan di pelabuhan Chennai. Kemungkinan sekarang akan dideportasi kembali ke negara itu karena takut membawa virus corona,” bunyi laporan IANS.

Sontak saja, keinginan otoritas pelabuhan Chennai mendeportasi seekor kucing dianggap tidak logis dan diprotes oleh beberapa NGO pemerhati hewan dunia. Salah satunya disampaikan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), salah satu LSM yang berkomitmen melindungi hewan di seluruh dunia.

Dalam suratnya kepada otoritas pelabuhan Chennai, PETA mengatakan, kapal-kapal yang datang dari Cina dilaporkan berlabuh di Singapura, Kolombo, dan di tempat lain, dan kontainer dibuka untuk menurunkan barang, sehingga kucing bisa memasuki kapal di salah satu titik pemberhentiannya.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa saat ini, tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus corona baru. “Namun, selalu ide yang baik untuk mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan,” kata pejabat WHO belum lama ini.

Contohnya, pekan lalu, seekor anjing peliharaan di Hong Kong yang diuji sampel darahnya ternyata hasilnya negatif virus corona baru. Rongga hidung dan mulutnya anjing itu diuji. “Dan hasilnya, negatif virus,” kata pejabat di Departemen Pertanian, Perikanan dan Konservasi Hong Kong dalam sebuah pernyataan.

“Anjing itu bahkan dikarantina dan diuji sampel darahnya berulang kali sampai hasilnya kembali negatif,” kata pernyataan itu.

Laporan BBC menyebutkan, para sukarelawan di Cina berjuang keras umerawat hewan-hewan liar dan hewan peliharaan yang terdampar tanpa pemilik saat mereka berurusan dengan tindakan karantina yang ketat di negara itu.[asa]

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Ping-balik: Mendagri Larang Disdukcapil Terbitkan Suket, Instruksikan Jemput Bola Cetak KTP-el Warga | Indopolitika.com
  2. Ping-balik: Mendagri Larang Disdukcapil Terbitkan Suket, Instruksikan Jemput Bola Cetak KTP-el Warga | Beritaindonesia.id