Duh, Proyek Tol BORR Sesi 3A Molor Hingga April 2020

  • Whatsapp
Pembangunan Tol BORR

INDOPOLITIKA.COM – Proyek pembangunan Tol Bogor Outo Ring Road (BORR) sesi 3A hingga saat ini baru mencapai 80 persen. Salahsatu proyek strategis nasional ini molor dari target awal yang rencananya akan selesai pada Desember 2019.

Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Hendro Atmojo menyebut, proyek tol sepanjang 2,85 kilometer ini butuh 4 bulan lagi agar pembangunannya selesai.

Berita Lainnya

Ia juga menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat dan pengguna jalan, karena masih akan terganggu pembangunan proyel tol hingga tiga bulan ke depan.

“Pertama-tama saya minta maaf karena terjadi kemunduran proyek, sehingga masyarakat terganggu hingga 3 bulan ke depan,” kata Hendro di Bogor, Rabu (22/1/2020).

Hendro menyebut, pembangunan tol BORR sesi 3A ini ditarget kembali akan selesai pada April. Sehingga, tol lanjutan yang menghubungkan antara Sentul dan Kota Bogor ini dapat dipergunakan secara fungsional menjelang lebaran tahun ini.

“Jadi target kita selesai dan dapat dibuka secara fungsional pada saat lebaran,” kata Hendro.

“Kemudian untuk pembangunan fly over di Sentul juga ditarget selesai Maret 2020. Jadi nanti dari Tol Jagorawi dari arah Cawang, Jakarta bisa langsung masuk tol BORR tanpa melewati jalan arteri di Sentul,” sambungnya.

Hendro menambahkan, Tol BORR sesi 3A rencananya akan mulai dioperasikan pada Juni 2020 dengan tarif yang diperbaharui.

“Bulan Juni mudah-mudahan bisa dibuka untuk umum. Kenapa Juni harus dioperasikan, karena kami sudah janji kepada BPJT dan PUPR bahwa proyek strategi nasional ini akan bisa dioperasikan Juni nanti,” imbuhya.

Terkait tarif, lanjut Hendro, tol BORR nantinya akan memiliki dua gerbang tol atau loket. Loket pertama berada di Sentul dengan pintu keluar Jambu Dua, Jalan Raya Sholis dan simpang Yasmin. Sementara loket kedua berada di lintu keluar simpang Semplak dengan harga berbeda.

“Jadi ada dua pintu tol. Jadi nanti ada dua tarif, Sentul-Yasmin yang tarifnya sudah dua tahun itu akan ada perubahan, disesuaikan inflasi di Bogor. Sementara lintasan Yasmin-Simpang Semplak (Tol Borr sesi 3A) akan dikenakan taric baru,” beber Hendro.[ab]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *