Dukung Airin jadi Cagub DKI Jakarta, Taufik Realistis Atau Benaran Sakit Hati dengan Gerindra?

Bendum PWNU DKI Jakarta Mohamad Taufik bersama Airin Rachmi Diany dalam acara Halalbihalal di Kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara, Koja, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2022)/net

INDOPOLITIKA.COM – Langkah Politisi Partai Gerindra, Muhammad Taufik yang menyuarakan dukungannya kepada mantan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta menuai spekulasi politik.

Sikap Taufik tersebut agak sedikit berbeda dengan sikap Partai Gerindra. Pasalnya, Sekjen Partai Gerindra sudah menyampaikan pihaknya mempersiapkan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilgub DKI Jakarta mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai dukungan Taufik terhadap sosok Airin itu dilatarbelakangi karena dua hal.

Menurutnya, Taufik bisa saja masih sakit hati dengan sikap Partai Gerindra yang mencopot dirinya dari posisi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

“Ada dua memang jawabannya, ya dari itu bang Taufik memang beneran sakit hati atau realistis,” ujar pria yang akrab disapa Hensat itu saat dihubungi, Senin (16/5/2022).

Namun bisa jadi, kata Hensat, langkah Taufik tersebut sudah diperhitungkan secara matang sehingga Airin dianggap lebih berpeluang menjadi calon gubernur dibandingkan dengan Riza Patria.

“Bisa saja menurut hitung-hitungannya bang Taufik, Airin lebih berpeluang (dibanding Riza Patria),” tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Politikus Partai Gerindra DKI Muhammad Taufik minta kepada keluarga besar Pengurus Cabang NU Jakarta Utara mendoakan mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany agar bisa memimpin Jakarta pada periode berikutnya.

”Mohon doanya agar Airin bisa pimpin Jakarta,” kata Taufik saat halal bihalal PCNU Jakarta Utara bersama Politikus Partai Golkar Airin Rachmi Diany di Jakarta, Minggu (15/5).

Taufik mengakui selama ini, beberapa kali calon gubernur DKI Jakarta yang dibawanya ke Jakarta Utara selalu memenangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

”Pak Anies kita mulai dari Jakarta Utara, Pak Jokowi ditenteng dari Jakarta Utara, itu semua jadi, betul tidak? Saya bagian menenteng, Jokowi saya tenteng, Pak Anies saya tenteng dan sekarang Ibu Airin,” tegasnya. [Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.