Dukung Pariwisata Aman di Labuan Bajo, BPNB Siagakan Helikopter dan Perahu Cepat

  • Whatsapp
Pemuka Agama Katolik, Romo Lorens Sopang memberkati helikopter yang disediakan BNPB di Laboan Bajo.

INDOPOLITIKA.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan satu unit Helikopter dan perahu cepat “Sea Rider Boat” guna menunjang program pemenuhan operasi siaga demi menciptakan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke wilayah Labuan Bajo, Komodo dan sekitarnya.

Hal tersebut sekaligus menjadi wujud nyata atas kerja sama BNPB dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) demi meningkatkan kualitas pelayanan wisata Labuan Bajo-Komodo, sebagai bagian dari 5 Super Destinasi Wisata di Tanah Air.

Bacaan Lainnya

Sebelum dioperasikan, helikopter dengan kode lambung PK-CFS ini didoakan dan diberkati di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat oleh Pemuka Agama Katolik, Rm. Lorens Sopang disaksikan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Barat, Dominikus Hawan dan perwakilan dari BNPB serta tokoh masyarakat setempat, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Agustinus Ch. Dula mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan BNPB atas perhatiannya bagi Manggarai Barat.

“Terima kasih kepada Presiden dan Kepala BNPB, atas perhatiannya kepada Manggarai Barat. Saya sangat terharu atas perhatian Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Manggarai Barat,” ucapnya di sela peresmian.

Menurut Kalaks BPBD Manggarai Barat, keberadaan helikopter tersebut akan sangat membantu kinerja timnya dalam penanganan darurat bencana, terutama untuk evakuasi korban dan pendistribusian logistik bencana ke lokasi yang terdampak. Kendati demikian, pihaknya bukan berarti mengharap bahwa bencana akan hadir, namun lebih dikhususkan untuk mengantisipasi hal terburuk jika terjadi bencana.

“Ya kita sangat bersyukur adanya helikopter ini. Memang kita tidak menginginkan bencana, akan tetapi jika hal itu terjadi maka tidak ada alasan pemerintah lambat menangani bencana alam. Kita sudah punya armada yang sudah memadai,” ujar Dominikus Hawan.

Pengoperasian helikopter dan kapal cepat tersebut merupakan respon cepat atas permintaan dari Presiden Joko Widodo saat mengunjungi wilayah Manggarai Barat pada 19 Januari 2020 lalu sebagai sarana penunjang program wisata aman bencana.

Selain patroli kesiapsiagaan, helikopter dan perahu cepat tersebut juga disiagakan untuk sejumlah aktivitas seperti surveilance, alat angkut petugas, dropping logistik bila ada bencana, kegiatan SAR , kegiatan medical evacuation, dan kegiatan latihan/drill kesiapsiagaan bencana secara reguler.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *