Pemerintahan

Zakat Beri Dampak Lebih Luas

JAKARTA – Kantor Staf Presiden menanggapi positif program-program bantuan kepada masyarakat yang secara ekonomi kurang beruntung, sehingga diharapkan dapat mempersempit ketimpangan. Apresiasi itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima pengurus Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazizmu) di Bina Graha, Jum’at, 18 Mei 2018.

Lazizmu meruapakan lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, sadaqah, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Badan Pengurus Pimpinan Pusat Lazismu Hilman Latief memaparkan berbagai program dari lembaga yang sudah berdiri sejak 2002 ini. “Lazismu mencoba menjadi lembaga zakat yang inklusif. Yang kita bantu siapa saja yang membutuhkan, karena dalam Al-Qur’an itu tidak disebut yang miskin itu agamanya apa,” jelas Hilman. Ia mencontohkan, bantuan beasiswa yang diberikan di Papua ditujukan untuk siapapun yang membutuhkannya.

Saat ini, Lazismu sedang menjalankan program dengan Badan Amil Zakat nasional di Maluku di bidang kesehatan, sosial dan pendidikan. “Selain itu, Lazismu juga memberikan penerangan dengan panel surya di daerah terpencil. Untuk layanan kesehatan, Lazismu mengambil dokter dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Rumah Sakit Muhammadiyah,” ungkap Hilman yang juga didampingi Rizaludin Kurniawan, anggota Badan Pengurus Lazismu.

Lazismu memanfaatkan dana zakat, infaq, dan sadaqah untuk membuat program berdasarkan visi dari Muhammadiyah yang dikaitkan dengan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs. “Kami menggunakan data-data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K),” kata Hilman.

Beberapa program yang dilakukan Lazismu di daerah antara lain gerakan orang tua asuh, 1000 sarjana, Bina Usaha Ekonomi Keluarga dan Indonesia Terang.

Kepala Staf Kepresidenan menanggapi positif kegiatan Lazismu dan berharap program seperti ini dapat dikembangkan lagi agar dampaknya semakin luas. “Kita bantu bukan sekedar dengan uang, tapi kita bantu dengan memberikan perubahan yang massif,” kata Moeldoko.

Tags

Artikel Terkait

Close
Close