Internasional

Duterte Klaim Ada Rencana Kudeta di Filipina

Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

Manila: Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengklaim ada pihak yang berencana menggulingkan posisinya dari jabatan presiden. 

Menurut Duterte, rencana tersebut disusun oleh oposisi, yaitu pemberontak Maoist dan kelompok militer yang telah melakukan kudeta gagal di masa lalu.

"Kami telah memiliki bukti dan percakapan yang dilacak oleh negara lain yang bersimpati kepada kami," kata Duterte, dikutip dari South China Morning Post, Rabu 12 September 2018.

Duterte juga memerintahkan penangkapan terhadap kelompok komunis, bekas tentara, dan politisi oposisi yang tergabung dalam rencana penggulingan dirinya tersebut.

Pekan lalu, Duterte telah memerintahkan penangkapan terhadap seorang politisi dan kritikus pemerintah, Senator Antonio Trillanes. Pernah menjabat sebagai perwira Angkatan Laut, Trillanes juga terlibat dalam dua upaya kudeta 15 tahun lalu.

Gary Alejano, rekan Trillanes, yang juga diduga terlibat dalam upaya kudeta, membantah tuduhan Duterte yang menyebut kini oposisi bekerja sama dengan Maoist dan mantan militer untuk menggulingkan posisinya.

"Tugas kami sebagai oposisi hanya menjaga keseimbangan dalam pemerintahan yang demokratis. Presiden hanya berusaha mengalihkan perhatian rakyat dari kegagalan ekonomi," ujar Alejano. 

Selain itu, Duterte menuding adanya perintah dari oposisi untuk pengerahan truk tentara dan kendaraan lapis baja ke jalan-jalan utama di Manila. Namun, isu itu ditepis oleh pihak militer. 

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close