Internasional

Duterte Perintahkan Penangkapan Kritikus Perang Narkoba

Senator Antonio Trillanes dalam sebuah konferensi pers di Manila, Filipina, 4 September 2018. (Foto: AFP/TED ALJIBE)

Manila: Presiden Rodrigo Duterte memerintahkan penangkapan terhadap seorang senator yang selama ini mengkritik keras kebijakan perang melawan narkotika di Filipina. Senator ini adalah kritikus kedua di Filipina yang diancam dengan penangkapan karena menentang Duterte.

Senator Antonio Trillanes, yang berdiam di Senat untuk menghindari penangkapan pada Selasa 4 September 2018, juga pernah menuduh Duterte dan anaknya terlibat aksi kejahatan korupsi serta narkoba.

Sejumlah politikus oposisi di Filipina menilai perintah penangkapan terhadap Trillanes bermuatan politik. Mereka membandingkan perintah itu dengan penangkapan kritikus keras Duterte, Leila de Lima.

Baca: Ditahan Polisi, Kritikus Duterte Tetap Bertekad Lawan Presiden

Perintah penangkapan Trillanes terkait dengan amnesti yang diterimanya pada 2010 atas keterlibatan dalam percobaan kudeta terhadap presiden Filipina kala itu, Gloria Arroyo.

Duterte mencabut amnesti tersebut dan memerintahkan aparat untuk segera menangkap Trillanes.

"Pasukan bersenjata Filipina dan Kepolisian Nasional Filipina diperintahkan untuk menggunakan semua cara hukum untuk menahan Trillanes," tulis artikel di surat kabar Manila Times.

Pemerintah Filipina menyebut Duterte mencabut amnesti karena Trillanes, seorang mantan perwira angkatan laut, tidak menyelesaikan beragam persyaratan untuk mengajukan aplikasi resmi pengakuan kesalahan.

Saat ini, Duterte sedang berada di Israel dalam kunjungan resmi kenegaraan.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close