INDOPOLITIKA – Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, menyatakan dukungannya terhadap seruan boikot Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.

Mengutip laporan The Guardian pada Kamis, (12/2/2026), Sepp Blatter menilai persoalan keamanan menjadi alasan utama yang wajar bagi para penggemar untuk enggan datang langsung ke negara tersebut.

Sepp Blatter juga sejalan dengan pendapat pengacara antikorupsi asal Swiss, Mark Pieth, yang pernah bekerja sama dengan FIFA dalam agenda reformasi ketika Blatter masih menjabat sebagai presiden.

“Saya pikir Mark Pieth tepat dalam mempertanyakan penyelenggaraan Piala Dunia ini,” tulis Blatter melalui media sosial, seperti dikutip.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan, menyusul kabar meninggalnya warga negara Amerika Serikat kedua, Alex Pretti, pada akhir pekan lalu.

Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli dan akan diselenggarakan secara bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.(Hny)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com