Elektabilitas Erick Naik Tajam di Jatim, Kelompok Milenial: Berkat Keaktifannya Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

INDOPOLITIKA.COM – Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan Poltracking Indonesia menunjukkan elektabilitas Menteri BUMN RI Erick Thohir sebagai Capres 2024 naik tajam di wilayah Jawa Timur (Jatim). Erick masuk ke posisi lima besar dengan elektabilitas 6,1 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Taufik selaku Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga (HAL), Penggerak Milenial Indonesia (PMI) menilai bahwa tingginya elektabilitas Erick di Jatim tidak lepas dari kiprah yang selama ini ditorehkan olehnya.

“Tingginya elektabilitas Pak Erick di Jatim, berkaitan erat dengan kiprah positifnya selama menahkodai kementerian BUMN,” jelas Taufik saat memberikan keterangan, pada Kamis (23/6/2022).

Hal lain yang turut mendorong tingginya elektabilitas Erick, menurut catatan Taufik disebabkan keaktifannya mendorong kemandirian ekonomi pondok pesantren yang notabene berbasis di Jawa Timur.

“Selain itu, posisi Pak Erick sebagai anggota kehormatan Banser dan juga keaktifannya mendorong kemandirian ekonomi pondok pesantren kami nilai turut berpengaruh dalam meningkatkan popularitas bagi masyarakat Jatim,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Taufik memaparkan data terkait melesatnya elektabilitas Erick sesuai dengan yang disampaikan lembaga survei Poltracking Indonesia.

“Sesuai dengan hasil survei tersebut, elektabilitas Pak Erick melesat tajam selepas Februari 2022, dari stagnan di kisaran 1- 2% menjadi 6,1% pada Mei 2022,” paparnya.

Hampir di semua kelompok umur, menurut pengamatan Taufik, elektabilitas Erick meningkat cukup signifikan. Namun, hanya segmentasi generasi milenial tua yang meningkat secara stabil dan gradual.

“Segmentasi generasi Z, generasi milenial muda, dan generasi X sangat cair terhadap pak Erick. Sementara segmentasi generasi milenial tua meningkat secara stabil dan gradual,” pungkasnya.

Untuk diketahui popularitas Erick, menunjukkan tren positif dari 48% pada Agustus 2021 menjadi 58,70% pada Mei 2022. Begitu pula dengan aspek kedisukaan sebesar 39,20% pada Mei atau naik dibandingkan 37,08% pada Agustus 2021.[fed]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.