Elektabilitas Puan di Bawah 1 Persen, Begini Respon PDIP

Ketua DPR RI Puan Maharani/net

INDOPOLITIKA.COM – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno menyatakan hasil survei terkait elektabilitas bukan satu-satunya elemen yang harus dipertimbangkan dalam pengusungan calon presiden (capres).

Pernyataan itu disampaikan Hendrawan saat merespons hasil Survei Kepemimpinan Nasional (SKN) yag digelar Litbang Kompas yang menunjukkan bahwa elektabilitas Ketua DPR RI Puan Maharani masih rendah, di bawah 1 persen.

“Tapi harus kita pahami, hasil survei hanya salah satu yang dipertimbangkan, bukan satu-satunya dalam proses penetapan calon (presiden),” kata Hendrawan, Kamis (24/2).

Ia memandang, angka-angka elektabilitas capres yang dirilis sejumlah lembaga survei baru informatif dan aspiratif bila nama-nama capres sudah diumumkan karena akan membuat masyarakat tahu dengan baik tentang sosok yang akan dipilih.

Dalam kondisi saat ini, lanjutnya, sosok-sosok capres potensial 2024 yang duduk di kursi eksekutif lebih diuntungkan dibandingkan yang duduk di legislatif.

“(Sosok) yang ada di eksekutif cenderung lebih populer dan diuntungkan, karena tugas-tugas legislatif biasanya sepi dari exposure publik,” ucapnya.

Hendrawan menambahkan, pengejaran elektabilitas bukan prioritas Puan. Namun, dia menegaskan, pihaknya akan ikuti terus perkembangan dari elektabilitas Puan yang dipaparkan lembaga survei.

Senada, politikus PDIP Andreas Pareira menyatakan hasil survei bukan satu-satunya referensi dalam pengambilan keputusan mengusung capres.

Ia berkata, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan membuat keputusan terkait capres yang akan diusung oleh PDIP nantinya.

“Partai tentu melihat itu sebagai referensi, tetapi bukan satu-satunya referensi. Keputusan nanti akan diambil oleh Ibu Ketum,” katanya.

Andreas menambahkan, lebih dari satu lembaga survei merilis hasil survei tentang elektabilitas capres saat ini dengan hasil yang beragam.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika yang terjadi di tengah masyarakat jelang Pilpres 2024.

Sebelumnya, hasil Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Puan berada di bawah 1 persen, tepatnya 0,6 persen.

Elektabilitas Puan yang digadang-gadang bakal diusung PDI Perjuangan menjadi capres 2024 memang tercatat rendah berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei lainnya.

Misalnya, hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada 9 Januari 2022 menunjukkan elektabilitas Puan berada sebesar 1,8 persen.

Lalu, hasil survei Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) yang dirilis 27 Desember 2021 memperlihatkan elektabilitas Puan sebesar 0,8 persen.

Kemudian, Puan juga duduk di peringkat sembilan dalam survei Charta Politika dengan simulasi 10 nama yang dirilis pada 20 Desember 2021. Dalam survei itu, Puan hanya mengantongi elektabilitas 1,1 persen.


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.