Elektabilitas Tinggi, Bagaimana Peluang Ganjar Nyapres?

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi salah satu sosok yang elektabilitasnya cukup tinggi. Bahkan berdasarkan hasil survei terbaru dari Center for Indonesia Strategic Actions (CISA), elektabilitasnya berada di posisi pertama dengan presentase 16,92 persen.

Lalu bagaimana peluangnya menjadi Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang?

Bacaan Lainnya

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai meskipun elektabilitas Ganjar terbilang tinggi tidak serta merta membuat dirinya mudah mendapatkan tiket Capres 2024.

Menurutnya, peluang Ganjar menjadi Capres 2024 cukup berat. Hal itu karena terhalang fakta politik dirinya harus bersaing dengan Puan Maharani yang mempunyai posisi cukup kuat di internal PDI Perjuangan.

“Ganjar tampaknya akan sulit mendapatkan partai pengusung. Di PDI Perjuangan saja dia harus bersaing dengan Puan Maharani, petinggi PDIP dan putri kesayangan Megawati Soekarnoputri,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Senin(6/9/2021).

Menurut Mantan dekan FIKOM IISIP Jakarta itu, Ganjar harus berjuang agar mendapatkan kepercayaan Megawati yang dinilai tidak mudah lantaran Puan sejak awal memang sudah disiapkan untuk maju pada Pilpres 2024.

Malahan dia berani mengatakan dengan melihat peta politik di internal PDIP saat ini, tidak tertutup kemungkinan jika Ganjar hanya dipersiapkan menjadi cawapres, mendampingi Puan yang maju sebagai capres.

“Ganjar walaupun elektabilitasnya jauh lebih tinggi, harus berlapang dada mendampingi Puan Maharani,” lanjutnya.

Jamiluddin juga bicara terkait peluang Ganjar diusung partai nasionalis yang lain. Menurutnya, peluang itu tetap cukup berat karena mereka juga ingin ketumnya sebagai capres.

“Hanya saja untuk capres tampaknya berat mengingat ketua umum partai nasionalis juga ngebet nyapres,” jelasnya.

Pun demikian dengan partai-partai berbasis Islam. Jamiluddin menilai mereka akan lebih memilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai capres ketimbang Ganjar.

“Di partai berbasis Islam juga akan sulit mengusung Ganjar menjadi capres. Sebab, peluang Anies Baswedan dan Ridwan Kamil akan lebih besar daripada Ganjar,” tukasnya.[fed]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.