Erick Thohir Sebut Jokowi Gila Kerja, Ratas 30 Kali dalam Empat Bulan

  • Whatsapp
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (tengah), Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri) dan Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin sebelum memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (30/10/2019). Ratas tersebut membahas penyampaian program dan kegiatan di bidang kemaritiman dan investasi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.

INDOPOLITIKA.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan sosok yang gila kerja. Pasalnya, selama empat bulan menjabat sebagai menteri, dirinya telah menjalani 30 kali Rapat Rerbatas (ratas).

“Pertama-tama saya mohon maaf dulu karena mestinya saya terjadwal tadi pagi, tapi karena Presidennya (Joko Widodo) ini gila kerja, saya baru 4 bulan jadi pembantu beliau, mungkin sudah ada lebih dari 30 ratas yang saya hadiri. Ratas itu rapat terbatas,” tutur Erick Thohir di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (12/02/2020).

Bacaan Lainnya

Erick mengatakan, rapat terbatas tersebut, bukan sekedar hanya rapat-rapatan. Tapi bagaimana memastikan semua agenda pemerintah harus berjalan dengan benar dan bukan hanya wacana.

“Rapat terbatas ini bukan rapat-rapatan. Tapi bagaimana memastikan semua agenda yang dilakukan pemerintah harus berjalan dengan benar, bukan wacana. Saya tadi ikut ratas percepatan investasi dan persaingan industri baja,” jelasnya.

Sebelumnya, Jokowi menggelar rapat terbatas bersama para menteri. Dalam kesempatan itu, ia meminta menterinya serius memikirkan solusi memenuhi ketersediaan bahan baku bagi industri baja dan besi. Upaya itu dilakukan demi menekan impor dari negara lain.

“Impor baja sudah masuk ke peringkat 3 besar impor negara kita. Ini tentu saja menjadi salah satu sumber utama defisit. Defisit transaksi berjalan kita. Ini tidak dapat kita biarkan terus,” kata Jokowi. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *