INDOPOLITIKA – KPK menggelar OTT di Jawa tengah. Dalam operasi senyap itu, KPK mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dan sejumlah pihak lain.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq itu.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
KPK belum menjelaskan lebih lanjut soal pihak yang terjaring dalam OTT tersebut. Terkait konstruksi perkara dan dugaan perkara juga belum diungkapkan.
Saat ini, para pihak yang diamankan KPK masih berstatus terperiksa. KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka lebih lanjut.
Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Kena OTT KPK, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq ternyata memiliki harta terbilang melimpah. Hal itu bisa dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 30 Maret 2026. Nilai total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp 85.623.500.000.
Rincian LHKP Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq memiliki 26 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Pekalongan, Bogor, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Depok, Badung, hingga Semarang. Total nilainya mencapai Rp 74.290.000.000.
Kendaraan yang nilainya sebesar Rp 1.180.000.000. Terdiri dari mobil Hyundai dan Toyota Alphard.
Harta bergerak lainnya: Rp 3.020.000.000
Kas dan setara kas: Rp 10.333.500.000
Utang: Rp 3.200.000.000
Total: Rp 85.623.500.000.
Profil
Fadia Arafiq merupakan politikus Golkar kelahiran 23 Mei 1978 yang juga anak dari penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq.
Sebelum menjadi politikus, Fadia sempat mengikuti jejak sang ayah menjadi penyanyi dangdut. Namanya mulai dikenal orang usai single lagunya yang berjudul Cik Cik Bum Cum (2000) ramai didengar orang.
Setelah beralih ke dunia politik, Fadia pernah menjadi Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono sebelum kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Pekalongan yang berpasangan dengan Riswadi.
Dirinya menjadi Bupati Pekalongan dalam dua periode sampai dengan 2030.
Riwayat Pendidikan:
- SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat
- SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat
- SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur
- S1 Manajemen Universitas AKI Semarang
- S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang
- S3 UNTAG Semarang
Riwayat Karier:
- Wakil Bupati Pekalongan (2011-2016)
- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021)
- Ketua KNPI Jawa Tengah (2016-2021)
- Bupati Pekalongan (2021-2026)
- Bupati Pekalongan (2025-2030). (Red)












Tinggalkan Balasan