Fadjroel Rachman Dicopot Dari Komisaris Adhi Karya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi menetapkan perombakan pada jajaran komisaris dan direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST pada Kamis kemarin, Menteri BUMN Erick Thohir merombak enam orang pengurus perusahaan, yakni empat komisaris dan dua direksi yang dicopot dan diganti.

Termasuk di antaranya adalah Komisaris Utama, M. Fadjroel Rachman, yang juga merupakan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi/Juru Bicara Presiden Joko Widodo. Selain itu, ada juga Budi Harto yang dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama.

Bacaan Lainnya

Dari rilis yang dibagikan ke wartawan Jumat (5/6/2020), Jabatan Komisaris Utama itu akhirnya diduduki oleh Dodi Usoho Hargo, yang merupakan seorang perwira tinggi TNI berpangkat Mayor Jenderal. Sejak 20 Desember 2018 Dodi diketahui telah menjabat sebagai Staf Khusus Kasad, di mana sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI dan Komandan Seskoad.

Sementara Cahyo R. Muzhar, Yustinus Prastowo, dan Widiarto, akhirnya diangkat sebagai komisaris Adhi Karya yang baru, guna menggantikan posisi yang ditinggalkan Bobby A. A. Nazief, Wicipto Setiadi, dan Rildo Ananda Anwar sebagai komisaris sebelumnya.

Kemudian di jajaran direksi, posisi Direktur Utama yang ditinggalkan Budi Harto kini diisi oleh Entus Asnawi Mukhson, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan. Ada juga Suko Widigdo yang menjabat sebagai Direktur Operasi 1 menggantikan Budi Saddewa Sudiro, serta A.A.G. Agung Darmawan yang mengisi jabatan sebagai Direktur Keuangan peninggalan Entus Asnawi. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *