Fahri Hamzah Dapat Dana Pensiun Rp 3,8 Juta, Anang Cuma 3,2 Juta

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Sejumlah politisi ternama sudah tidak lagi menjadi anggota DPR. Mereka adalah Fahri Hamzah, Budiman Sudjatmiko, Agus Hermanto, Eva Kusuma Sundari, Maruarar Sirait dan lain sebagainya.

Mereka yang sudah tidak menjadi anggota DPR akan mendapatkan uang pension. Besaran yang diterima mulai Rp 3,2 juta hingga 3,8 juta per bulan.

Berita Lainnya

Dirut PT Taspen Iqbal Latanro menyatakan, untuk anggota yang menjabat dua periode atau lebih akan mendapatkan uang pensiun Rp 3,8 juta per bulan.

“Nanti akan dibayar setelah pensiun. Kalau dia dua periode jadinya Rp 3,8 juta. Kalau yang satu periode Rp 3,2 juta,” kata Iqbal di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/9).

Oleh karena itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang telah menjabat tiga periode di DPR (15 tahun) akan mendapatkan Rp 3,8 juta setiap bulannya. Nominal yang sama untuk anggota DPR seperti Akbar Faizal, Maruarar Sirait, dan lain sebagainya.

Sementara untuk mereka yang menjabat satu periode seperti Anang Hermansyah, akan mendapatkan nominal lebih kecil dari anggota yang telah dua periode lebih. “Pak Fahri dapatnya cuma Rp 3,8 juta,” kata Iqbal.

Untuk bulan pertama lepas dari anggota DPR, eks legislator Senayan juga akan mendapatkan Tabungan Hari Tua (THT) sebanyak Rp 15 juta, yang akan dibayarkan sekali saja.

Penjelasan lebih detail disampaikan oleh Sekjen DPR Indra Iskandar. Dia menyebut, ketentuan dana pensiun para wakil rakyat itu mirip dengan mekanisme pada Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Hampir sama semua ketentuannya persis, mirip dengan ASN, PNS, sama persis. Rata-rata kalau yang menjabat penuh rata-rata sekitar Rp 3,7 juta,” kata Indra.

Tak hanya yang menjabat penuh, mereka yang hanya menjabat beberapa tahun, lalu berdasarkan kebijakan partai anggota tersebut di-PAW (Pergantian Antar Waktu), juga akan mendapatkan dana pensiun.

“Kalau satu periode lima tahun dihitung lima tahun, kalau yang PAW empat tahun, tiga tahun dua tahun tentunya lebih kecil,” ujarnya.

Indra mengungkapkan, pembayaran dana pensiun itu akan diberikan pada bulan depan. Dana itu akan diberikan hingga anggota dewan tersebut meninggal dunia. Untuk pimpinan DPR seperti Fahri Hamzah, Indra menegaskan tak ada perbedaan nominal dana pensiun, sebab pada dasarnya status keanggotaan anggota biasa dan pimpinan DPR sama.

“Semua sama. Pimpinan kan dalam persidangan, kalau di dalam status keanggotaannya sama,” sebutnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *