Ferdinand Minta Demokrat Berhenti Curigai dan Fitnah Jokowi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Ferdinand Hutahaean meminta Partai Demokrat untuk tidak mencurigai dan menyebar fitnah terkait pertemuan Presiden Jokowi dengan para elit partai politik pendukungnya beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Ferdinand menanggapi pernyataan petinggi Demokrat Kamhar Lakumani yang mencurigai pertemuan tersebut membahas masa jabatan presiden.

Berita Lainnya

Ferdinand menyarankan sebaiknya Demokrat tidak usah menebar isu atas prasangka-prasangka negatif.

“Demokrat tidak usah berprasangka buruk dan negatif kepada Jokowi secara berlebihan. Jangan jadi fitnah yang disebar,” kata Ferdinand kepada wartawan, Jumat (3/9/2021).

Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat itu menegaskan Jokowi sudah berulang kali menyatakan tidak berkenan dengan soal masa jabatan presiden tiga periode.

Terlebih lagi, eks gubernur DKI Jakarta tersebut sedang fokus menyelesaikan masalah Covid-19 dan kesejahteraan rakyat.

Eks politikus Partai Demokrat itu juga tidak pernah melihat Jokowi berbicara soal politik apalagi berusaha memengaruhi pihak lain untuk mengusulkan dirinya bisa menjabat tiga periode dan melakukan amendemen UUD 1945.

“Begitu juga soal perpanjangan masa jabatan presiden dan DPR hingga 2027, itu tidak ada dasar hukumnya sama sekali dan tak mungkin dilakukan,” tegas Ferdinand.

Dia justru menilai Demokrat melalui para politisinya sengaja menggoreng isu masa jabatan presiden tiga periode untuk kepentingan Pilpres 2024.

“Artinya ini isu yang dibuat sendiri, diramaikan sendiri dan panik sendiri,” tukas mantan ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) itu.

Ferdinand menyarankan Partai Demokrat tidak usah takut Pilpres 2024 diundur menjadi 2027, sehingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kehilangan peluang.

“Sebaiknya Demokrat fokus saja pada tagline berkoalisi dengan rakyat. Buktikan bahwa rakyat memang mendukung Demokrat, misalnya dengan bukti elektabilitas AHY mengungguli sosok lain,” pungkas Ferdinand.[fed]

 

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *