Pemerintahan

Festival Gapura Cinta Negeri Digelar 17 Juli-17 Agustus 2019

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus merupakan waktu yang tepat untuk memberikan pengingat pada seluruh rakyat Indonesia bahwa kita patut bangga dengan negeri ini. Tanpa kita sadari, begitu beragam kegiatan yang dimiliki masyarakat untuk memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dan tanpa kita sadari, ragam-ragam kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari tradisi dan kebudayaan, salah satunya kegiatan menghias gapura.

Sehubungan dengan hal itu, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Dalam Negeri dan Badan Ekonomi Kreatif berupaya untuk menyelenggarakan sebuah festival bagi Rakyat Indonesia, yakni Festival Gapura yang mengusung tema “Cinta Negeri.” Festival ini akan diselenggarakan mulai tanggal 17 Juli s.d. 17 Agustus 2019. Dengan adanya festival ini, seluruh masyarakat Indonesia diharapkan dapat ikut serta dalam menghias gapura di permukimannya.

Sementara itu, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo menilai, Festival Gapura Cinta Negeri dimaksudkan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan.

“Dengan adanya Festival Gapura Cinta Negeri ini, dimaksudkan untuk meningkatkan, mengembangkan, persatuan dan kesatuan, untuk meningkatkan nilai-nilai nasionalisme, menumbuhkan kreatifitas serta membangkitkan partisipasi masyarakat,” kata Hadi saat konferensi pers di Loby Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/07/2019).

Hasil karya gapura yang sudah dikirimkan akan diseleksi oleh 80 orang panitia kurasi, untuk selanjutnya para kurator akan menyeleksi 50 finalis gapura Kategori Masyarakat Umum dan 10 finalis Kategori Lembaga/Instansi/Perusahaan/Organisasi. Kemudian 50 finalis tersebut akan dinilai oleh Dewan Juri, yang terdiri dari: Menteri Sekretaris  Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Conductor/Music Director Twilite Orchestra Addie MS, Seniman Tari/Koreografer Eko Supriyanto, Founder OMG Consulting dan Co-Founder INSPIGO Yoris Sebastian, Content Creator & Founder Hello Motion Academy Wahyu Aditya, dan Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network Fiki Satari.

“Dalam pelaksanaan ada 80 penilaian yang dilakukan 80 orang panitia kurasi,” kata Hadi.

Kriteria penilaian antara lain relevansi dengan tema, orisinalitas ide, konsep (nilai seni, estetika, dan kreativitas visual), kreativitas produksi, semangat gotong royong dan kebersamaan. (ind)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Close
Close