Festival Mandi Suci di Sungai Gangga India, Lebih dari 1000 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

  • Whatsapp
Festival Mandi Suci Sungai Gangga, India. Foto: ANI

INDOPOLITIKA.COM – Lebih dari 1.000 orang dinyatakan positif mengidap Covid-10 ketika terjadi kerumunan saat festival ‘Mandi Suci’ di Sungai Gangga, India, kemarin.

Menurut pejabat setempat seperti dilansir dari Aljazeera, mereka yang terinfeksi virus itu terdeteksi di kota Haridwar, yang terletak di sepanjang sungai tempat Kumbh Mela atau Mandi Suci.

Berita Lainnya

“Dari sekitar 50.000 sampel yang diambil dari orang-orang di Haridwar, 408 dinyatakan positif pada Senin dan 594 pada hari Selasa,” kata pejabat pemerintah Uttarakhand.

Salah satu yang dinyatakan positif yakni kepala menteri negara bagian Uttar Pradesh, Yogi Adityanath. Hal itu diketahui dari cuitan Twitternya pada Rabu, 914/4/2021) bahwa ia juga dinyatakan positif COVID-19.

India kini diketahui mencatat total hampir 13,9 juta kasus positif COVID-19 atau tertinggi kedua di dunia. Korban tewas harian negara itu melampaui 1000 pada Rabu untuk pertama kalinya sejak pertengahan Oktober 2020.

Terkait dengan festival mandi suci ini, pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi telah menolak untuk membatalkan festival yang dijadwalkan berlangsung sebulan penuh tersebut.

“Ini sudah menjadi penyebaran super karena tidak ada ruang untuk menguji ratusan ribu di kota yang padat dan pemerintah tidak memiliki fasilitas maupun tenaga,” kata seorang pejabat senior Uttarakhand.

Umat ​​Hindu yang taat percaya mandi di Sungai Gangga membebaskan orang dari dosa, dan selama Kumbh Mela, diyakini dapat membawa keselamatan dari siklus hidup dan mati.

Di kota utara Haridwar, hampir satu juta umat memadati tepi Sungai Gangga, sebuah sungai yang dianggap suci oleh umat Hindu. Mereka berpartisipasi dalam ‘Kumbh Mela’ atau festival kendi yang berlangsung selama sebulan penuh.

“Kerumunan di sini melonjak … polisi terus-menerus mengimbau orang-orang untuk menjaga jarak sosial,” kata pejabat polisi Sanjay Gunjyal kepada Reuters di situs tersebut. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *