Figur Muda dan Fresh Bermunculan, Benyamin Bisa Saja Tersisih

  • Whatsapp
Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak

INDOPOLITIKA.COM- Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta menilai, kemunculan sejumlah nama baru pada Pilkada Kota Tangerang Selatan 2020 mendatang secara tidak langsung “mengancam” posisi Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel saat ini.

Pasalnya, ragam nama ini memberikan ruang cukup juga untuk warga Kota Tangsel dalam menentukan pilihan. Mereka bisa jadi menginginkan figur wali kota baru, bukan figur lama. Apalagi nama Bang Ben menurutnya dianggap sebagai figure lama. “Publik pasti akan mempertimbangkan figure baru pada Pilkada Tangsel ini,” jelas Zaki.

Baca Juga:

Dikatakan Zaki, munculnya berbagai tokoh tingkat lokal atau pun nasional itu, cukup berbahaya bagi Benyamin. Bukan tanpa alasan, karena menurutnya Benyamin terkesan tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan kebijakan strategis dalam urusan roda pemerintahan. Hal itu lah yang mempengaruhi elektabilitasnya.

Dalam posisi “terancam”, Bang Ben disarankan lebih giat lagi mensosialisasikan diri guna menggenjot elektabilitas. “Belum lagi tokoh-tokoh nasional lainnya yang saat ini masih menyusun strategi dan memiliki power kuat dalam akses ke pimpinan partai,” tambah Zaki.

Seperti diketahui, sejauh ini ada sudah 13 nama balon yang terang-terangan mendftar lewat penjaringan bakal calon walikota-wakil walikota di PDI Perjuangan. Mereka yakni Benyamin Davnie (wakil walikota saat ini), Siti Nur Azizah (putri Wapres Maaruf Amin),

Selain itu, ada nama Kemal Pasha (pengusaha), TB Sukhendar (aktivis anti korupsi), Tomi Patria Edwardy (Lurah Cipayung), Beben Nurpadilah (Kolonel AU), Ade Irawan (aktivis ICW), Fahd Pahdepi (Staf Ahli Kepresidenan) serta Muhamad (Sekda Tangsel) serta Aldrin Ramadian (adik kandung Airin).[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *