Firli Bahuri Promosi Jabatan Kabarhakam Polri Sebelum Dilantik Jadi Ketua KPK, Ini Kata Pengamat

  • Whatsapp
Irjen Firli Bahuri

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih Firli Bahuri baru saja dipromosikan sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Mutasi jabatan baru Firli itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/3020/XI/KEP./2019 yang terbit pada Jumat, 8 November 2019. Surat telegram tersebut diteken Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM) Irjen Eko Indra.

Baca Juga:

Terkait status rangkap jabatan yang akan diemban Firli kedepan, Pengamat kepolisian dari Institut for Security and Strategic Studies (ISeSS), Bambang Rukminto menilai, secara etika harusnya Firli Bahuri sudah mengundurkan diri dari Polri sebelum menjabat sebagai ketua KPK.

“Sejak awal seharusnya beliau [Firli Bahuri.red] mengundurkan diri dari Polri agar tak terjadi konflik kepentingan,” kata Bambang saat dihubungi Indopolitika.com, Sabtu (9/11).

Namun, sambung Bambang, untuk sementara ini status Firli belum melanggar aturan mengingat belum dilantik sebagai ketua KPK. “Belum melanggar. Kan belum dilantik sebagai ketua KPK,” imbuhnya

Lebih lanjut, Bambang kemudian mempertanyakan kepada institusi polri perihal promosi jabatan yang diberikan kepada Firli untuk menggantikan Komjen Condro Kirono yang mejabat sebagai kabarhakam sebelumnya.

“Yang menarik dicermati adalah kenapa pak Condro segera diganti, padahal pensiun juga pada Desember nanti. Sementara Firli hanya akan menjabat selama 2-3 minggu ini ? Karena bisa dipastikan beliau akan jadi ketua KPK,” katanya.

Karena itu, Bambang meminta kepada Firli untuk mundur dari Polri dan fokus mengabdi sebagai ketua KPK. “Bila tak mundur dari Polri jelas akan memunculkan polemik baru, buang-buang energi. Lebih baik fokus di KPK,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *