Firli Bahuri Terancam Penjara Seumur Hidup, Segini Harta Ketua KPK Tersangka Pemerasan Eks Mentan

Ketua KPK Firli Bahuri menutup muka usai diperiksa Polda Metro Jaya. Foto: Tangkapan layar

INDOPOLITIKA.COM – Ketua KPK Firli Bahuri akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan eks Menteri Pertanian (Menpan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Penetapan tersangka terhadap Firli Bahuri setelah gelar perkara pada Rabu, 22 November 2023 malam. Polisi sudah mengantongi kecukupan bukti untuk menjerat pensiunan jenderal polisi bintang tiga tersebut.

Polda Metro Jaya menjerat Firli Bahuri dengan tiga pasal sekaligus. Yakni Pasal 12 huruf e, Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 65 ayat 1 KUHP kepada Firli Bahuri.

Salah satu pasal tersebut menyebut ancaman hukuman penjara untuk minimal 4 tahun penjara dan maksimal penjara sumur hidup.

“Sebagaimana yang dimaksud Ayat 1 (Pasal 12B) dipidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun. Dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp1 miliar,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada awak media, Kamis 23 November 2023.

“Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa data dan dokumen elektronik,” ucap Kombespol Ade Safri Simanjuntak.

Harta Kekayaan Firli Bahuri

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara Elektronik (e-LHKPN), Firli Bahuri pertama kali menyerahkan laporan kekayaannya saat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB). Total hartanya kala itu sebesar Rp 18,3 miliar (Rp18.382.311.771) per 3 November 2017.

Firli selanjutnya menjalani profesinya di KPK pada unit kerja Deputi Penindakan. Jumlah kekayaannya yang dilaporkannya saat itu sebesar Rp 18,2 miliar (Rp18.226.424.386) per 31 Desember 2018.

Firli kemudian diangkat menjadi pimpinan tertinggi di KPK, dengan total kepemilikan aset senilai Rp 18,1 miliar (Rp18.193.941.265) per 31 Desember 2019.

Berikutnya, harta pria kelahiran 8 November 1963 itu terus mengalami kenaikan, yaitu Rp 19,5 miliar (Rp19.581.595.227) pada 2020 dan Rp 20,7 miliar (Rp20.716.990.685) pada 2021.

Adapun harta kekayaan Ketua KPK Firli Bahuri mencapai Rp 22,8 miliar (Rp22.864.765.633) sebagaimana LHKPN periode 31 Desember 2022, dengan rincian sebagai berikut.

Tanah dan bangunan: Rp10.443.500.000.

Alat transportasi dan mesin: Rp1.753.400.000.

–    Harta bergerak lainnya: –

–    Surat berharga: –

–    Kas dan setara kas: Rp10.667.865.633.

–    Harta lainnya: –

–    Utang: –

Firli memiliki aset dalam bentuk 8 bidang tanah dan bangunan yang terletak di Bekasi dan Bandar Lampung. Dia juga mengisi garasi rumahnya dengan 5 kendaraan bermotor, antara lain Honda Vario (2007), Toyota LC 200 AT (2012), Yamaha N-Max (2016), Toyota Innova Venturer 2.0 AT (2019), dan Toyota Camry 2.5 AT (2021). [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *