Garuda: Jemaah Umroh Indonesia Ditolak Chek In di Arab Saudi

  • Whatsapp
Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Yenny Wahid dan Triawan Munaf dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menggelar konferensi pers di Jakarta

INDOPOLITIKA.COM – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, mengaku pendapat pukulan baru atas keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menutup sementara kunjungan wisatawan untuk umroh dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat kekhawatiran akan penyebaran virus corona.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra mengatakan, jamaah umrah Indonesia yang akan diberangkatkan ditolak di Check In Counter bandara di Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

“Beberapa sudah berangkat, pesawat GA-980 berangkat dengan isi, saya mendapat informasi ditolak berangkat. Jadi sudah ngantri di check in, di check ini counter dinyatakan tidak boleh berangkat umroh ini,” ujar Irfan saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (27/02/2020).

Hingga saat ini, sambung Irfan, pihaknya tengah melakukan negosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Sebab kebijakan soal penghentian kedatangan jamaah umrah dari 22 negara, termasuk Indonesia cukup membingungkan.

“Kami masih melakukan komunikasi dan memepertanyakan bagaimana dengan mereka yang sudah memiliki visa umroh dan punya jadwal berangkat dan tentu saja menjadi kewajiban kami untuk teman teman yang sedang beribadah umroh dan memiliki jadwal pulang untuk tetap pulang,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk memulangkan jemaah yang sudah terlanjur tiba di Arab Saudi. “Garuda tetap komit akan bawa pulang. Jadi kita akan pergi kosong dan bawa pulang,” pungkasnya. [rif]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *