Gas Alam Melimpah, Warga Papua Barat Tetap Miskin

  • Whatsapp
Pawai simpatik yang digelar warga Papua Barat pasca kerusuhan

INDOPOLITIKA.com – Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani protes dengan pemerintah pusat yang mengeksplorasi sumberdaya alam namun tidak berdampak kepada kesejahteraan warga setempat.

Seperti kasus eksplorasi gas alam wilayahnya. Gas bumi di Papua Barat menurut Lakotani bagaikan air mancur, yang terpencar kemana-mana namun pihak asing yang lebih menerima manfaat.

Berita Lainnya

Keluhan ini itu disampaikannya di depan Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) dalam acara Konsultasi Regional soal RPJMN 2020-2025.

“Ada soal kami menyampaikan gas alam ini seperti teori air mancur, airnya dari sini mancurnya kemana-mana,” kata Lakotani, di Hotel Santika, Ambon, Kamis (12/9).

Lakotani juga menyebut bahwa semestinya gas alam Papua Barat digunakan sebagai energi pembangkitkan listrik yang menerangi Bumi Cendrawasih.

“Catatan kami, kami di Papua Barat ini jadi penghasil gas besar, kami harap sumber daya ini bisa dimanfaatkan untuk percepatan listrik berbasis gas,” kata Lakotani.

Lakotani menjelaskan selama ini dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) program Papua Terang, bauran energi gas bumi makin kecil. Padahal, rakyat Papua mau sumber dayanya bisa digunakan masyarakat lokal.

“Kalau saya liat RUPTL tenaga listrik, di program Papua Terang (energi gas) nggak mengalami perubahan, justru malah mengecil mundur terus,” ucap Lakotani.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *