Gawat, Riau “Tenggelam” dalam Lautan Kabut Asap

  • Whatsapp
Kabut Asap di Sumatera/Antara Foto

INDOPOLITIKA.COM- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera dan Kalimantan kian memprihatinkan. Asap pekat sudah mulai masuk ke rumah-rumah warga di Pekanbaru, Riau.

Para netijen prihatin dengan kabut asap yang melanda wilayah tersebut, meminta Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan juga permasalahan asap, bukan hanya KPK.

Baca juga:

“Asap pak asap. Bapak kan banyak anggota. Suruh anggotanya ke lapangan pleas. Bapak pantau aja, ga usah ke lapangan, pleas,” cuit@selloetip ngetweet@jokowi.

Netijen lainnya, Bayu Trihandoko@Bayu_Chibay mencuit, “Wahai tuan ku yang terhormat, kami kabarkan kepadamu bahwa kabut asap di Riau telah sampai ke Kota Padang,” twitnya.

Sementara akun@jaaa_yn, mencuitkan, Pak@jokowi, Riauku sudah tak sehat lagi. Asap sudah ganas menyelimuti, kami meninggalkan Riau? Pak, kami di sini butuh bantuan, saat kebakaran hutan kembali terjadi, wakil rakyat tutup mata. Pemerintah tutup mata. Media tutup mulut#RiauDibakarBukanTerbakar.

“Pagi ini asapnya makin pekat saja dibanding kemarin. Hari ini kami naik motor saja sudah tak tampak lawan dari arah depan, hanya jarak pandang 200 meter,” keluh Yusril warga Panam, Pekanbaru.

Data yang dirilis BMKG Pekanbaru saat ini, jarak pandang secara global paling parah ada di Kabupaten Pelalawan. Di sana hasil pantauan satelit jarak pandang hanya tembus 200 meter saja. Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jarak pandang hanya 300 meter. Di Kota Dumai jarak pandang 400 meter.

“Di level cofidence 70 persen, titik panas di Riau sebanyak 177 lokasi. Menyebar di Kabupaten Bengkalis 6, Kampar 8, Kuansing 9, Pelalawan 21, Rohil 13, Siak 2, Inhil 98,” kata Staf Ananalisis BMKG Pekanbaru, Sanya dalam rilisnya.[asa]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *