Gedung Pemerintah di Afghanistan Diserang Kelompok Teroris

  • Whatsapp
Serangan yang terjadi di gedung pemerintah di Jalalabad, Afghanistan (Foto: AFP).

Jalalabad: Sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah gedung pemerintah di Jalalabad, Afghanistan. terdengar dua ledakan sebelum serangan yang melukai delapan orang itu dimulai.
 
Serangan terjadi pada Selasa 31 Juli 2018 di kompleks Departemen Pengungsi dan Repatriasi. Selain kantor pemerintahan, beberapa organisasi asing juga ada di sekitarnya.
 
"Sebelum serangan dimulai, perwakilan donor dan lembaga asing bertemu dengan pegawai departemen di dalam gedung," kata Juru Bicara Gubernur Provinsi Nangarhar, Attaullah Khogyani, seperti dikutip AFP, Selasa 31 Juli 2018.
 
Baca juga: Bom di Pinggir Jalan Afghanistan Tewaskan 11 Orang.
 
Tidak jelas apakah pertemuan itu masih berlangsung ketika para penyerang memasuki kompleks. Khogyani mengatakan sejumlah besar karyawan telah diselamatkan tetapi tidak ada rincian tentang berapa banyak yang masih berada di dalam.
 
"Saya melihat tiga orang bersenjata keluar dari sebuah mobil Corolla hitam, di gerbang gedung Departemen Pengungsi dan Repatriasi," kata seorang saksi kepada AFP.
 
Saksi tersebut menambahkan, setidaknya satu dari orang-orang itu meledakkan diri di gerbang dan dua orang lainnya memasuki gedung.
 
Seorang wartawan AFP dapat mendengar suara tembakan ketika pasukan keamanan menyerbu masuk ke daerah itu. Tidak ada klaim tanggung jawab segera setelah serangan terbaru ini.
 
Sebelumnya terjadi pula serangan setelah gerilyawan menyerbu pusat pelatihan bidan di Jalalabad, tiga hari lalu. Kelompok teroris Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan Sabtu yang menyebabkan sedikitnya tiga orang tewas dan beberapa orang terluka.
 
Jalalabad telah tempat berbagai serangan dalam beberapa bulan terakhir yang telah menewaskan puluhan orang, sementara pasukan AS dan Afghanistan terus menyerang militan. Sebagian besar serangan itu diklaim oleh ISIS, yang memiliki kehadiran yang relatif kecil namun kuat di Afghanistan, terutama di timur dan utara.
 
Bangunan pemerintah selama ini terus menjadi target umum. Pada 11 Juli sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah kompleks departemen pendidikan di kota itu, yang memicu pertempuran berjam-jam dengan pasukan keamanan.
 
Setidaknya 11 orang tewas dalam serangan itu. Semuanya adalah karyawan dari departemen pendidikan dan termasuk direkturnya.
 
Serangan bom bunuh diri yang diklaim oleh ISIS pada kerumunan warga Sikh dan Hindu Afghanistan di Jalalabad pada 1 Juli dan menewaskan 19 orang serta melukai 21 lainnya. ISIS pertama kali muncul di Afghanistan pada 2014 dan dengan cepat mendirikan basis operasi mereka di Nangarhar.
 
Operasi udara dan darat yang intensif terhadap militan kerap menemui  kegagalan untuk mengusir mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *