Gegara Petugas Sipir Teledor, Lima Napi Rutan Wates Kabur

  • Whatsapp
Gorong-gorong kamar mandi di Rutan Wates yang dimanfaatkan napi untuk kabur.

INDOPOLITIKA.COM- Manfaatkan longgarnya penjagaan petugas di waktu salat ashar, lima narapidana kabur dari Rumah Tahanan Negara Kelas II Wates di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lima napi yang kabur itu adalah; dua warga Magelang yaitu Taukurahman (vonis 1,8 tahun) dan Abdul Aziz (vonis 1,8 tahun). Berikutnya adalah Sutristiyanto alias Trisno warga Pekalongan (vonis 2,6 tahun), Pinasthi Bayu Setya Aji warga Giripeni Wates (vonis 10 bulan), serta Dani Saiful Arin warga Tangerang (vonis 1,6 tahun).

Baca Juga:

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta Krismono mengakui memang setiap pukul 15.00 WIB semua sel tahanan dibuka untuk memberi kesempatan tahanan menjalankan ibadah salat ashar.

“Narapidana yang kabur memanfaatkan momen jadwal salat ashar untuk melarikan diri setelah memastikan menara pengawas kosong tanpa penjaga,” katanya.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil rekaman CCTV, ada narapidana yang masuk gorong-gorong kamar mandi, membuka teralis penghalang, dan lari ke menara pos pengawas.

Sementara itu, menara pos  dalam keadaan kosong tanpa penjaga sehingga kelima napi itu bisa melompat keluar dinding beton setinggi sekitar tiga meter di penjara tersebut lalu kabur. Napi membuka teralis besi sebesar linggis menggunakan kayu. Pihaknya masih menyelidiki dari mana napi mendapatkan kayu tersebut.

“Menurut saya itu salah dan keteledoran petugas, tidak sesuai SOP. Kalau di situ ada petugasnya, pasti tahanan tidak bisa lari karena dia lewat bawah dan naik ke pos,” katanya.

Kepala Rutan Kelas II Wates, Deny Fajariyanto mengatakan kelima napi itu divonis untuk kasus yang berbeda-beda dan tidak ditempatkan dalam satu sel. Ada kemungkinan sebelumnya mereka sudah merencanakan untuk melarikan diri lalu memanfaatkan kelengahan pengawasan petugas rutan.

“Kami akan mengembangkan pemeriksaan lebih lanjut atas kasus tersebut sembari melakukan pengejaran terhadap napi yang kabur,” katanya.

Deny mengatakan jajarannya sudah berkoordinasi dengan Polres dan Kodim setempat untuk melacak dan menangkap napi tersebut.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *