Geger Euy..Oknum Abdi Dalem Keraton Jogja Diduga Lecehkan Mahasiswi UMY

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Salah seorang oknum Abdi Dalem Keraton Jogja terpaksa berurusan dengan polisi lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), pada Minggu, (10/11/2019) malam.

“Pria 68 tahun berinisial SW langsung dilaporkan ke petugas Pam Budaya dan Forum Komunikasi Alun-alun Utara (FKAAU), sebelumnya akhirnya dibawa ke Polsek Gondomanan.

Muat Lebih

Menurut Sekretaris Forum Komunikasi Alun-alun Utara (FKAAU) Kresnadi, pelecehan itu terjadi pukul 22.30 WIB saat para korban berada di Alun-Alun Utara. Lanjut dia, ketiga mahasiswi yang menjadi korban SW masing-masing berisinial SA (20), MDA (19) dan E (21).

“Saya mendampingi Pam Budaya saat korban lapor sekitar pukul 11 malam,” kata Kresnadi seperti dikutip indopolitika.com di laman Harian Joga, Rabu, (13/11/2019).

Berdasarkan cerita Kresnadi, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan SW tidak hanya menyentuh tangan korban berinisial SA. Tapi dia juga berbicara mengarah ke hal ponografi. Korban berinisial SA yang mendapat perlakuan tersebut menangis dan melaporkan ke petugas PAM budaya barat di Utara Masjid Gedhe Kauman.

Setelah itu, dua petugas bersama korban mencari terduga yang masih berada di sekitar Alun-Alun Utara Keraton Jogja. Pria yang telah berusia 68 itu pun ditangkap sejumlah petugas FKKAU pukul 22.10 WIB. Dia sempat menyaksikan wayang yang digelar di Pagelaran Keraton Jogja. Ketika diamankan, pria tersebut masih menggunakan pakaian lengkap abdi dalem Keraton Yogyakarta.

Kresnadi mengatakan setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku kemudian dilaporkan ke Polsek Gondomanan. Sementara itu korban tengah ditangani Yayasan Rifka Annisa — lembaga yang fokus pada pendampingan perempuan dan anak — untuk mendapatkan konseling. “Takut psikologisnya lemah kalau korban melaporkan tanpa didampingi,” jelasnya.

Kini, kasus tersebut dilimpahkan sepenuhnya ke Polsek Gondomanan. “Sudah sampai sini, saat ini masih dalam proses lidik,” kata Kanitreskrim Polsek Gondomanan, Iptu Bambang.

Bambang mengungkapkan masih ada proses panjang yang perlu dilalui untuk menetapkan sebagai tersangka. Sehingga masih harus menunggu. “Kita tunggu saja dulu,” singkatnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *