Gerindra dan PKS Beda Pendapat Soal TGUPP Anies

  • Whatsapp
Gerindra dan PKS

INDOPOLITIKA.COM – Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang membantu kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat sorotan tajam politisi Kebon Sirih.

Anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman menilai Gubernur Anies Baswedan sudah tidak memerlukan lagi TGUPP. Mengingat saat ini seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah selesai dirotasi.

Baca Juga:

“Kalau dari saya tidak terlalu signifikan keberadaan karena sudah lengkap nya SKPD yang ada. Gubernur bisa langsung ke SKPD,” katanya kepada wartawan kemarin.

Untuk itu, Prabowo mengungkapkan, perlunya evaluasi terhadap kinerja dari TGUPP tersebut. Jangan sampai nantinya anggaran yang besar tidak berbanding lurus dengan kinerja tim yang dipimpin oleh Amin Subekti itu.

“Perlu dilakukan evaluasi secara keseluruhan dengan audit kinerja, baru bisa dilihat apakah berguna atau tidaknya,” tutupnya.

Berbeda dengan Prabowo, anggota DPRD DKI Fraksi PKS Suhaimi mengatakan, TGUPP merupakan otak dan hati dari Anies. Sehingga selama mereka bisa memberikan manfaat maka tidak masalah anggaran besar dikeluarkan.

“TGUPP adalah ibarat otak dan hati gubernur, mereka harus mensupport hal-hal yang strategis untuk mencapai visi misi pembangunan DKI sesuai RPJMD. Jadi besaran dana dan anggaran dilihat dari asas manfaat, kewajaran dan hasil yang dicapainya,” katanya kepada wartawan kemarin.

Dikutip dari https://apbd.jakarta.go.id, anggaran operasional TGUPP gubernur DKI dipangkas sekitar Rp1 miliar.

Dari sebelumnya tercatat Rp19.880.010.000 namun direvisi dalam APBDP menjadi Rp 18.999.440.000.Anggaran belasan miliar itu dibagi untuk beberapa komponen atau satuan. Mulai dari belanja pegawai dan belanja barang dan jasa.

Salah satu poin belanja barang dan jasa untuk Belanja Tenaga Ahli atau Instruktur atau Narasumber. Untuk gaji satu ketua TGUPP Rp51,5 juta. Sedangkan gaji ketua bidang Rp41,2 juta.Untuk anggota TGUPP disesuaikan dengan grade mereka.

Adapun grade telah dispesifikasikan yakni paling rendah pernah menduduki jabatan administrasi paling sedikit 5 tahun (PNS), pendidikan paling rendah S1, pengalaman bekerja paling sedikit 8 sampai 9 tahun pada bidang yang relevan (Non PNS).

Anggota grade 3 TGUPP Rp15.300.000, Anggota Grade 3c TGUPP Rp8.010.000, Anggota Grade 3b TGUPP Rp9.810.000, dan Anggota Grade 3a TGUPP Rp13.500.000.Kemudian, Anggota Grade 2 TGUPP Rp26.550.000, Anggota Grade 2b TGUPP Rp20.835.000, Anggota Grade 2a TGUPP Rp24.930.000, dan Anggota Grade 2a TGUPP Rp31.770.000.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *