Gerindra Minta Jatah Tiga Menteri, Dahniel : Itu Pernyataan Tidak Benar

  • Whatsapp
Juru Bicara Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak

INDOPOLITIKA.COM– Juru bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menepis isu yang menyebutkan jika Gerindra meminta jatah tiga pos kementerian didalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Pertama yang ingin saya ingin klarifikasi bahwa tidak benar bahwasanya pak Prabowo meminta posisi tiga menteri kepada pak Jokowi. Apabila ada yang mengatakan bahwasanya Gerindra, pak Prabowo meminta jatah tiga menteri, saya pikir itu pernyataan tidak benar,” kata Dahniel, melalui video singkat di laman twitternya @Dahnielanzar, Jumat (4/10) malam.

Bacaan Lainnya

Menurut Dahniel, pertemuan Prabowo baik itu bersama dengan Jokowi, Megawati maupun tokoh-tokoh pemerintahan belakangan itu selalu diisi dengan saran-saran kualitatif. Dan, kata dia, disampaikan secara langsung misalnya terkait dengan isu ekonomi.

“Kemudian saran-saran kedaulatan pangan, pertahanan dan keamanan serta ancaman disintegrasi. Dan banyak hal yang disampaikan secara kualitatif konsepsi-konsepsi pembangunan ekonomi Indonesia pertahanan dan keamanan serta konsepsi-konsepsi lainnya yang menurut Pak Prabowo harus banyak berubah dalam rangka membangun jalan baru pembangunan Indonesia di masa yang akan datang,” jelasnya.

Ia kemudian menegaskan lagi, jika sejauh ini sama sekali tidak ada pembicara hal-hal yang sifatnya praksis dalam setiap pertemuan Prabowo dengan Jokowi maupun Megawati mau ke tokoh-tokoh yang lain.

“Pertemuan itu sebagai bentuk silaturahmi atau silaturahim, kemudian menyatukan visi dan misi dan memberikan saran terkait dengan Indonesia yang lebih maju. Jadi apabila ada yang menyatakan bahwasanya Gerindra, pak Prabowo meminta jatah 3 menteri, saya pikir itu pernyataan yang tidak benar. Pak Prabowo sampai dengan detik ini, masih sekedar menyampaikan saran saran beliau saja,” tutupnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *