Gerindra Tetapkan Struktur Kepengurusan Baru, Arief Poyuono Terdepak Dari Posisi Waketum

  • Whatsapp
Arief Poyuono

INDOPOLITIKA.COM – Partai Gerindra telah mengumumkan susunan kepengurusan baru tahun 2020-2025 yang merupakan hasil Kongres Luar Biasa yang digelar 8 Agustus lalu di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Jumlah anggota kepengurusan Partai Gerindra terbaru antara lain, Dewan Pembina berjumlah 89 orang, Dewan Penasehat berjumlah 48 orang, Dewan Pakar berjumlah 43 orang, dan Dewan Pimpinan Pusat berjumlah 292 orang.

Bacaan Lainnya

Dari jumlah tersebut pengurus laki-laki ada sebanyak 194 orang atau 66,44 persen. Sedangkan pengurus perempuan berjumlah sebanyak 98 orang atau 33,56 persen.

“Jumlah ini telah melampaui syarat yang telah disyaratkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik yakni keterwakilan perempuan minimal 30 persen,” jelas Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2020),

Namun ada yang berbeda dalam kepengurusan baru partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto ini dibandingkan periode sebelumnya.

Arief Poyuono yang pada periode sebelumnya menjabat wakil ketua umum, pada periode ini tidak menduduki posisi tersebut. Namanya tidak masuk dalam posisi pendamping Prabowo.

Sebelumnya, nama Arief Poyuono sempat menjadi polemik. Dalam sebuah video, dia menyebut kebangkitan PKI tidak ada dan hanya diembuskan oleh pihak yang disebutnya “kadrun”.

Pernyataan itu sempat membuat gerah Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman yang menyatakan pernyataan itu tidak mewakili Gerindra.

Kendati demikian belum dipastikan apakah Arief masuk dalam kepengurusan baru atau tidak. Sebab Gerindra belum mengumumkan formasi ketua-ketua DPP.

“Adapun susunan lengkap DPP dapat dilihat dari pemberitaan resmi Gerindra yang akan segera diumumkan,” kata Ahmad Muzani.

Adapun kepengurusan Partai Gerindra Periode 2020-2025 tersebut antara lain :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *